Berita Sidoarjo
Atasi Antrean Membludak, Layanan Tilang di Kejari Sidoarjo Bisa Dilakukan Setiap Hari
dibukanya layanan tilang setiap hari itu memang sengaja untuk mengatasi banyaknya antrean pengambilan tilang setiap Jumat.
SURYA.co.id | SIDOARJO - Mengambil tilangan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo tidak harus hari Jumat. Setiap hari, loket layanan tilang di Kejari yang berada di sebelah Alun-Alun Sidoarjo itu selalu dibuka.
Dibukanya layanan tilang setiap hari itu sudah sejak beberapa waktu lalu. Di depan kantor kejaksaan, persis di gerbang utama juga dipasang baliho pemberitahuan tentang layanan ini.
Kendati demikian, masih banyak warga yang belum tahu tentang itu. Buktinya, mayoritas warga masih datang ke kejaksaan untuk mengambil tilangan pada hari Jumat.
"Iya, baru tahu kalau bisa ambil (tilangan) setiap hari," kata Agus, warga Sukodono usai mengurus surat tilangnya di Kejari Sidoarjo, Senin (20/8/2018).
Itupun disebutnya kebetulan. Ketika melintas di depan Kejari, melihat baliho pengumuman bahwa bisa ambil tilangan setiap hari, dirinya langsung masuk ke Kejari untuk mengurus surat tilangnya.
Hal serupa juga disampaikan Nanang, warga Gedangan yang mengaku baru tahu bahwa pengambilan tilang di kejaksaan bisa setiap hari, tidak harus hari Jumat.
"Saat diberitahu teman bahwa bisa ambil setiap hari di kejaksaan, sempat tidak percaya," sebutnya.
"Biasanya kan kalau sidang tilang atau mengambil tilangan itu selalu antre. Ini tidak, malah sepi, sehingga cepat tanpa antre," ungkap pria yang beberapa waktu lalu kena tilang polisi karena melanggar kelengkapan kendaraannya ini.
Atasi Banyaknya Antrean
Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo, Idham Khalid, dibukanya layanan tilang setiap hari itu memang sengaja untuk mengatasi banyaknya antrean pengambilan tilang setiap Jumat. Saking banyaknya, area parkir Kejari tidak cukup dan banyak kendaraan warga diparkir di jalan.
"Akibatnya, setiap Jumat jalanan di depan Kejari pun macet. Ini alasan kami buka layanan tilang setiap hari," jelas Idham.
Dia menyebut, ketika sedang banyak, dalam seminggu jumlah tilangan bisa mencapai 13.600. Jumlah sebanyak itu, datang bersamaan ke kantor kejaksaan pada hari Jumat.
Sejak dibukanya layanan setiap hari, antrean di hari Jumat sudah mulai berkurang. Kendati demikian, masih saja hari Jumat paling banyak warga datang untuk mengambil tilangan.
"Padahal kami sudah terus melakukan sosialisasi, termasuk memasang baliho di depan kantor. Tapi mungkin masih banyak yang belum tahu sehingga banyak yang masih datang pada hari Jumat," akunya.
Layanan tilang dibuka setiap hari pada jam kerja. Pengambilan tilang setiap hari juga prosesnya sama dengan proses pengambilan tilang biasanya.
Hanya saja, jika dulu loket cuma buka hari Jumat, sekarang dibuka setiap hari.
"Tidak ada denda atau biaya tambahan apapun di luar ketentuan. Kalau ada, silakan laporkan langsung. Pasti kami tindak tegas pelakunya jika terbukti," tandas Idham Khalid.