Berita Surabaya

Khofifah Komitmen Turunkan Tingkat Kematian Ibu & Bayinya Lewat Program Jatim Cerdas & Sehat

SURYA.co.id | Surabaya - Angka kematian ibu dan bayi di Jawa Timur butuh perhatian yang serius.

Khofifah Komitmen Turunkan Tingkat Kematian Ibu & Bayinya Lewat Program Jatim Cerdas & Sehat
surya/fatimatuz zahroh
Khofifah Indar Parawansa 

Lebih lanjut dikatakan Khofifah langkah yaang akan diambil adalah zooming untuk wilayah yang angka kematoan bayi dan ibunya tinggi.

Zooming ini akan dilakukan dengan membuka kasus per kecamatan dan dilakukan telaah apa yang menyebabkan kejadian kematian ibu dan bayi menjadi tinggi.

"Kita sudah komunikasikan dengan tim Dinas Kesehatan agar ayo di zoom."

"Diangkat tiap kecamatan. Karena kita harus lihat apa yang bermasalah," ucap wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Apakah karena pola hidup ibu hamil saat mengandung, ataukah pola makan, atau masalah lingkungan? serta juga kemungkinan yang bisa juga terjadi adalah asupan makanan bergizi pada ibu hamil.

Tidak hanya itu, dalam penyusunan RAPBD 2019 oleh tim navigasi program Khofifah ini, ia ingin agar ke depan ada program wajib pemeriksaan pada ibu hamil ke puskesmas atau ke klinik bersalin agar setiap tumbuh kembang bayi di dalam kandungan dan kesehatan ibu terus terpantau.

Program ini sudah ada dalam Jatim Cerdas dan Sehat di nawa bhakti satya. Ia berkomitmen program untuk penurunan angka kematian ibu dan bayi ini akan banyak dilakukan di tahun 2019 mendatang. 

"Kalau ada pemantauan terus, maka kemungkinan ada kejadian kematian ibu dan bayi bisa ditekan," pungkas Khofifah.

Hingga empat hari ke depan Khofifah mengatakan tim navigasi program kian intens berkomunikasi dengan pemerintah provinsi yang tujuannya untuk sinkronisasi program nawa bhakti satya agar bisa masuk dalam RAPBD 2019.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved