Minggu, 26 April 2026

6 Selebgram Surabaya Bikin Komunitas Hungry Makers, Aktivitasnya Bikin Ngiler Abis

Inilah komunitas Hungry Makers Surabaya, Komunitas fun yang anggota selebriti Instagram

Editor: Adrianus Adhi
Ist SURYA.co.id
Komunitas Hungry Makers 

SURYA.co.id | SurabayaMaraknya penggunaan jejaring sosial di masyarakat dalam beberapa tahun terkahir, ternyata bisa menjadi ladang emas bagi beberapa orang.

Di Instagram muncul istilah selebriti Instagram atau selebgram yang mengandalkan eksistensinya pada media sosial (medsos) tersebut.

Ada selebgram yang fokus mengulas tentang tempat-tempat wisata, dunia fashion, dunia kuliner, tentang pemain sepak bola dan lain-lain.

Kini di Surabaya juga muncul komunitas penggemar kuliner Hungry Makers. Karena memiliki kesukaan yang sama, dua perempuan dan empat laki-laki ini membentuk komunitas yang hobinya me-reveiw menu makanan yang ada di restoran.

Sudah ada puluhan restoran yang memanfaatkan enam akun anggota komunitas Hungry Makers untuk promosi.

"Komunitas ini lebih ke grup. Kalau misalnya ada restoran ingin kerja sama, biasanya mereka maunya satu grup komunitas ini. Memang ada yang perseorangan, tapi kebanyakan satu grup," kata Merlianny Effendy, salah satu anggota komunitas Hungry Makers, pekan lalu.

Meski sebuah kelompok, eksistensi mereka di Instagram lebih akun pribadi masing-masing. Mereka tidak menggunakan satu akun yang dipakai secara bersama-sama.

Setiap gambar makanan dan review berupa caption diunggah secara pribadi di akun masing-masing. Untuk jenis menu yang sama, unggahan yang bisa sangat berbeda.

Menurut Merli, itulah kelebihan dari kelompok tersebut. Jadi, review yang diberikan bisa lebih menyeluruh. "Bisa bervariasi sesuai karakteristik masing-masing. Followers kami juga bisa melihat secara keseluruhan. Sekitar 20 persen followers kami adalah orang yang sama," terang wanita yang akrab disapa Merli ini.

Tujuan awal dibentuknya Hungry Makers, kata dia, sebenarnya bukan untuk mencari endorsement. Mereka awalnya sama-sama sering diundang dalam acara-cara berbau kuliner dan pembukaan resto.

Mereka menjadi lebih akrab, karena empat tahun lalu sempat berkumpul di sebuah acara pertemuan bertema yang sama.

"Sempat bikin tiga kali pertemuan. Ngumpulin sekitar 30 orang. Dari jumlah itu, ada enam orang ini yang cocok. Akhirnya membuat komunitas tersebut," terangnya.

Enam anggota ini yakni Merli (@merli_sansan), Amanda Kohar (@amandakohar), Vicky (@vickyyuwono), Enog (@enog_foodphotography), dan Hendrik (@hendrikpyong).

"Tujuan awalnya lebih supaya kalau diundang tidak dipisah-pisah. Kalau dikeluarin menu makanan, kita tidak bisa menghabiskan kalau sendiri-sendiri. Akhirnya kepikiran kenapa tidak menjadi satu saja. Dan akhirnya jadi sampai sekarang," ungkapnya.

Saat ini, kelompok tersebut sudah sering bareng-bareng me-rewiew menu di sebuah tempat makan. Baik itu yang berupa endorsement maupun sekadar makanan yang mereka suka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved