Berita Banyuwangi
Ada 111 Jabatan Struktural Kosong, Bupati Anas Mutasi 37 Pejabat Eselon III dan IV
Dalam pelantikan ini ada pejabat yang promosi, ada yang juga pejabat yang direfresh menempati job baru
Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
Namun melihat keterbatasan PNS, maka diprioritaskan posisi yang sangat urgen seperti hal di atas.
Anas juga mengungkapkan, khusus untuk camat Licin mendapat tugas mengentaskan satu desa tertinggal di wilayah Kecamatan Licin, yakni Desa Jelun.
“Desa tertinggal tersebut harus dientas menjadi desa maju. Karena camat sebelumnya belum tuntas, kami isi camat yang baru. Darah segar. Harapan saya ke depan jauh lebih inovatif,” tutur Anas.
Bupati 44 tahun itu menambahkan sejak memimpin Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi hanya sekali mendapat jatah pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 160 orang.
Padahal, dalam setahun rata-rata ada 400 sampai 450 PNS yang pensiun.
“Maka opsinya untuk menefektifkan tugas-tugas di pemerintahan, dibuat sistem seperti ini. Yakni, mengsi poso-pos yang urgen dulu, pos yang tidak terlalu urgen kita kosongkan. Dengan sistem ini, kita dinilai oleh pusat mampu mencari solusi di tengah keterbatasan anggaran dan pegawai,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/anas_20180421_141805.jpg)