Berita Blitar
Grup Orkes OK Sakura Blitar, Kemas Musik Keroncong Lebih Modern dan Energik
"Kami ingin mengubah musik keroncong agar lebih energik dan bisa diterima anak muda" ujar Totok.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | BLITAR - Musik keroncong biasanya identik dengan orang tua. Baik pemain dan penggemarnya kalangan orang tua.
Tapi tidak bagi grup kerencong di Blitar ini. Pemainnya rata-rata anak muda dan mengemas musik keroncong menjadi lebih modern.
Mereka menamakan diri Orkes Keroncong Sakura atau lebih dikenal OK Sakura. Nama itu diambil dari markas mereka di Jl Sakura, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Grup musik yang berdiri pada 2015 ini beranggotakan 20 orang yang rata-rata anak muda. Usianya antara 20 tahun sampai 30 tahun.
"Anggota kami kebanyakan anak muda yang masih berstatut mahasiswa dan sebagian lagi sudah bekerja. Para anggota merupakan warga satu lingkungan" kata salah satu pemaian OK Sakura, Totok Susanto (35), Jumat (13/4/2018).
Totok merupakan pentolan sekaligus pendiri OK Sakura. Awalnya, grup ini bermain musik genre bossanova.
Jumlah personelnya juga tidak sebanyak sekarang ini. Grup musik ini sempat vakum beberapa bulan. Lalu, Totok menghidupkan kembali grup musik.
Kali ini, Totok mengubah haluan aliran musik dari bossanova ke musik keroncong. Para anggota grup merespon baik usulan Totok. Mereka pun mulai berlatih bermain musik keroncong.
Salah satu alasan Totok mengubah haluan aliran musik dari bossanova ke keroncong, yakni, untuk melestarikan musik tradisional asli Indonesia. Belakangan ini, khususnya di Blitar, sudah jarang ada kelompok musik keroncong, apalagi yang dimainkan oleh anak-anak muda.
Agar musik keroncong tidak terkesan membosankan dan bisa diterima kalangan anak muda, Totok mencoba memoles permainan musik keroncong. Musik keroncong yang biasanya bertempo lambat diubah bertempo sedikit cepat. Musiknya terdengar lebih energik dan dapat diterima kalangan anak muda.
Lagu-lagu yang dibawakan juga yang sedang ngehits di kalangan anak muda. Mereka mengcover ulang lagu-lagu yang sedang hits dengan gaya permainan musik keroncong.
"Kami ingin mengubah musik keroncong agar lebih energik dan bisa diterima anak muda" ujar Totok.
Saat ini, Totok juga membina remaja di lingkungannya untuk bermain musik keroncong. Grup keroncong untuk kalangan remaja itu diberi nama OK Sakura Muda.
Personelnya rata-rata masih pelajar SMP dan SMA. Dia ingin generasi muda juga mencintai musik keroncong.
"Tujuan kami awalnya hanya untuk hiburan dan melestarikan musik keroncong. Tapi, ternyata grup musik keroncong kami juga sering diundang tampil saat ada acara warga," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/grup-musik-keroncong-ok-sakura-blitar_20180416_173750.jpg)