Profil

Willy Filosofia : Bentengi Diri Sendiri

Anak bungsu dan perempuan satu-satunya dari empat bersaudara ini menyatakan ada banyak ragam cybercrime.

Willy Filosofia : Bentengi Diri Sendiri
Willy Filosofia 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bentengi diri sendiri itu kunci utama agar tidak menjadi korban cybercrime.

Jangan mudah merespons apa pun yang disampaikan seseorang, apalagi yang tidak dikenal lewat dunia maya.

“Kata orang Jawa, ‘ojo gumunan’ (jangan mudah terpukau),” kata Willy Filosofia.

Willy mengaku penegak hukum sudah punya perangkat untuk menjerat pelaku tindak kejahatan di dunia maya ini.

“Tetapi, menurut saya proteksi itu harus dari diri sendiri dulu. Diawali dari rumah itu lebih gampang dilakukan,” tegasnya.

Instruktur bellydance (tari perut) di sebuah pusat kebugaran ini menambahkan, dirinya sering menyampaikan pada keponakannya agar selalu terbuka dan menyampaikan segala sesuatu yang dilihat dan dialami di dunia maya.

“Alhamdulillah keponakanku bisa lebih terbuka ke aku, dan sejauh ini mereka aman-aman saja,” urainya.

Wanita yang mengoleksi 11 kucing Persia dan Himalaya ini menekankan pula sejumlah hal.

”Kita kan nggak bisa melarang orang agar tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan di media sosial. Maka yang tersebar bisa berita bagus, berita hoax, bahkan yang mengandung unsur pornografi, serta materi-materi lainnya yang begitu mudah dilihat semua orang termasuk anak-anak,” bebernya.

Anak bungsu dan perempuan satu-satunya dari empat bersaudara ini menyatakan ada banyak ragam cybercrime.

Halaman
12
Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved