Berita Banyuwangi

‎Filosofi Telur dalam Tradisi Endhog-Endhogan Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad

Tradisi yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini biasa digelar di kota hingga ke pelosok desa.

‎Filosofi Telur dalam Tradisi Endhog-Endhogan Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad
surya/haorrahman
Endhog-Endogan, tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Banyuwangi. 

Karena menurut Anas, pemkab menilai budaya ini perlu terus dilestarikan bahkan disyiarkan ke penjuru Indonesia.

“Kegiatan ini punya makna yang luas, selain untuk memperingati Maulid Nabi, kita ingin agar orang-orang di luar Banyuwangi merasakan spirit dan semangat warga kita yang begitu luar biasa dalam memperingati Maulid nabi. Sehingga ini menjadi syiar budaya Islam yang asli produk kearifan lokal Banyuwangi,” kata Anas.

Anas melanjutkan ada makna filosofi yang tinggi dari tradisi endhog-endhogan ini.

Endhog atau telur memiliki tiga lapisan. Kulit telur, putih telur dan kuning telur.

Kulit telur diibaratkan sebagai lambang keislaman sebagai identitas seorang muslim.

Putih telur, melambangkan keimanan, yang berarti seorang yang beragama Islam harus memiliki keimanan yakni mempercayai dan melaksanakan perintah Allah SWT.

Lalu kuning telur melambangkan keihsanan, dimana seorang Islam yang beriman akan memasrahkan diri dan ikhlas dengan semua ketentuan Allah SWT.

“Islam, Iman dan Ihsan adalah harmonisasi risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang jika ditancapkan pada diri manusia akan menghasilkan manusia yang mencerminkan akhlak Rasulullah. Inilah makna Festival endhog-endhogan agar kita selalu ingat dan menjalankan tuntunan nabi,” terang Anas.

Setelah pembacaan sholawat, Festival endhog-endhogan dilanjutkan dengan tausiah agama oleh Ustad Andi Hidayat.

Dalam tausiahnya Ustad Andi mengatakan jika peringatan Maulid Nabi sudah selayaknya dilakukan oleh umat muslim, sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi yang akan memberikan syafaatnya bagi umat muslim kelak di hari akhir.

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved