Berita Kediri
Truk Paket Pos Indonesia Kecelakaan di Jalan Raya Kediri, Begini Kondisi Muatannya
Truk bermuatan bahan bangunan asbes itu parkir sembarangan di bahu jalan tanpa memberikan tanda segitiga pengaman
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | KEDIRI - Kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas di jalan raya masih sangat minim.
Mereka terkesan semaunya sendiri bahkan cenderung mengabaikan keselamatan pengguna jalan lain hingga menambah catatan angka kecelakaan di jalan raya.
Seperti kejadian kecelakan teranyar yang melibatkan dua truk bervolume besar di jalan raya Dusun Rejowinangun, Desa Minggiran, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Senin (20/11/2017) dini hari.
Saat itu, truk Fuso N 9667 UT yang dikemudikan Munir (52) warga Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan mogok di pinggir jalan.
Truk bermuatan bahan bangunan asbes itu parkir sembarangan di bahu jalan tanpa memberikan tanda segitiga pengaman secara jelas sebagai isyarat bagi pengguna jalan lainnya.
Padahal, di jalan raya Papar itu minim penerangan dan kondisinya sangat gelap.
Tiba-tiba melaju kencang dari arah yang sama sebuah truk Tronton berlebel Pos Indonesia Nopol D 9236 AG dari arah utara (Simpang Mengkreng).
Karena minimnya penerangan, sopir truk Pos Indonesia bernama Indri Yana (31) warga Margourip Bandung bersama kenek Idris (47) tak menyadari kalau di depannya ada truk Fuso yang sedang mogok di pinggir jalan.
Sontak, ia berupa menghindari tabrakan itu dengan membanting stir ke arah kanan sembari menginjak pedal rem sedalam-dalamnya.
Namun sayangnya karena jarak kedua kendaraan sudah cukup dekat tabrakan pun tak bisa terhindarkan.
Akibat tabrakan keras membuat bodi truk Pos Indonesia bermuatan paket pos itu ringsek rusak parah.
Kanit Laka Lantas Polres Kediri, Iptu Roni Robi Harsono mengatakan tabrakan itu membuat posisi truk Fuso bergeser dan nyungsep ke kebun kosong di pinggir jalan.
"Cuma kerugian materil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kecelakan ini," tutur Iptu Roni Robi Harsono.
Roni menjelaskan dari keterangan saksi mata dan olah TKP di lokasi kejadian pihaknya menyimpulkan penyebab kecelakaan ini karena karena human eror.
Pasalnya, pengemudi truk Fuso tidak memberikan tanda ataupun menyalakan lampu hazard tanda darurat ketika parkir di pinggir jalan dalam kondisi mogok.
"Sopir truk Fuso masih diperiksa oleh anggota kami. Kedua truk yang terlibat tabrakan sudah dievakuasi ke tempat aman agar tidak menggangu lalu lintas," ucap Roni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pt-pos-indonesia_20171120_141714.jpg)