Sambang Australia
Adam Brumm, "Indiana Jones" Dari Australia yang Cinta Mati Indonesia
Adam Brumm adalah seorang arkeolog dari Australia. Tetapi perjalanannya ke gua di Maros, membuatnya jatuh cinta pada Indonesia.
Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Eben Haezer Panca
Dia menjelaskan, uranium series dating method adalah metode pengukuran umur artefak yang dapat menjangkau hingga maksimal 40 juta tahun. Lebih jauh ketimbang metode pengukuran usia menggunakan teknik uji karbon.
Karena itulah, untuk mengukur usia artefak yang ditemukan di Maros, pria kelahiran 1976 ini dia kerap kali harus meminjam artefak itu dan membawanya ke Australia untuk diuji menggunakan uranium series.
“Di Australia pun tidak banyak laboratorium yang bisa melakukan uji uranium series tersebut. Setahu saya, selain di sini (Griffith University), juga ada di The Queensland University dan Melbourne University. Orang-orang yang spesialis di bidang itu pun juga langka,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/adam-brumm-arkeolog-australia-yang-cinta-mati-indonesia_20171106_190048.jpg)