Kamis, 11 Juni 2026

Sambang Australia

Adam Brumm, "Indiana Jones" Dari Australia yang Cinta Mati Indonesia

Adam Brumm adalah seorang arkeolog dari Australia. Tetapi perjalanannya ke gua di Maros, membuatnya jatuh cinta pada Indonesia.

Tayang:
surabaya.tribunnews.com/eben haezer
Adam Brumm memamerkan beberapa replika fosil manusia purba yang dia koleksi di ruang kerjanya di Griffith University, Brisbane, Australia. 

Dia menjelaskan, uranium series dating method adalah metode pengukuran umur artefak yang dapat menjangkau hingga maksimal 40 juta tahun. Lebih jauh ketimbang metode pengukuran usia menggunakan teknik uji karbon.

Karena itulah, untuk mengukur usia artefak yang ditemukan di Maros, pria kelahiran 1976 ini dia kerap kali harus meminjam artefak itu dan membawanya ke Australia untuk diuji menggunakan uranium series.

“Di Australia pun tidak banyak laboratorium yang bisa melakukan uji uranium series tersebut. Setahu saya, selain di sini (Griffith University), juga ada di The Queensland University dan Melbourne University. Orang-orang yang spesialis di bidang itu pun juga langka,” tuturnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved