Kamis, 16 April 2026

VIDEO - Saat Para Coffee Lovers Ngopi Bareng di Ketinggian 2.000 Mdpl Lereng Gunung Wilis

Para pecinta kopi dari berbagai kota di Jatim, Kamis (5/10) malam camping di Lereng Gunung Wilis sambil ngopi bareng. Ini videonya...

SURYA.co.id | KEDIRI - Tak seperti biasanya, aroma kopi tercium begitu kental di kawasan obyek wisata air terjun Irenggolo, lereng gunung Wilis, Dusun Besuki, Desa jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Kamis (5/10/2017) malam. 

Malam itu, sejumlah muda-mudi yang tergabung dalam komunitas pecinta kopi, memadati tanah lapang di sekitar kawasan air terjun tersebut. 

Seperti nama komunitasnya, tentu saja, mereka kumpul di sana untuk ngopi bareng.

Namun bukan sekedar nyeruput kopi, mereka juga saling unjuk kemampuan meracik kopi terbaik. 

Meski kopi yang mereka seduh mungkin adalah kopi yang sehari-hari mereka sruput, namun sensasinya kali ini jelas berbeda karena digelar di ketinggian 2 ribu meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan ditemani nyala api unggun. 

Di seberang api unggun, tersedia meja dan peralatan untuk meracik dan menyeduh kopi

Di sanalah, para peserta bergiliran meracik dan menyeduh kopi dengan kemampuan masing-masing. 

Usai diseduh, kopi itu lantas dibagikan ke peserta lainnya untuk dikomentari. 

Diskusi gayeng seputar kopi juga menjadi bagian penting dari ajang itu. Di sesi diskusi malam itu, mereka saling berbagi pengalaman menghidangkan kopi

Dari sekian banyak peserta, salah satunya ada Naila. 

Perempuan dari Madiun ini mengaku pengalaman ngopi bareng di alam terbuka bersama sesama coffee lovers lainnya ini adalah yagn pertama. 

Perempuan yang mengaku baru belajar meracik kopi ini pun senang bukan main karena dapat bertukar pengalaman meracik kopi

"Kalau di sini bisa belajar sama sharing hasil kopi dari masing-masing daerah," tutur Naila dijumpai di lokasi kemarin.

Naila tak sendiri, ia datang bersama rombongan rekannya dari Caruban Madiun.

Meski harus bermalam dan tidur di dalam tenda tak menyurutkan niatnya untuk mengikuti kegiatan ini sampai tuntas. Bahkan ia cenderung sangat diuntungkan bisa belajar dari para senior yang lebih duu berkecimbung di dunia kopi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved