Rabu, 29 April 2026

eTilang CCTV Surabaya

Fatimah Terkejut dan Gemetar saat Lihat Dua Polisi Mendatangi Rumahnya, Ternyata Mereka. . .

Fatimah (45), warga Jalan Menur 20A terkejut dan gemetar saat dua polisi mendatangi rumahnya. Ternyata...

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata

Baca: (Gempar! Jasad Bayi Ditemukan di Belakang Masjid Jami di Kediri)

“Kalau sekarang belum ada penindakan. Namun, Oktober nanti akan ada penindakan. Ibu sebaiknya jangan melanggar lagi,” pesan Zaenal.

Bukan hanya Fatimah yang dikejutkan dengan kedatangan dua polisi itu, tapi juga warga kampung di sana.

Mereka mengira dua polisi itu akan menangkap pelaku kejahatan di kampungnya.

Perjuangan Keras

Ternyata, mengantarkan surat e-tilang membutuhkan perjuangan keras. Petugas dituntut hafal alamat pelanggar.

Zaenal merasakan sendiri ketika mencari rumah Fatimah.

Sebagian warga yang ditanyai terkesan cuek.

Berkali-kali Zaenal bertanya dan mengitari kampung.

Namun, ada pula warga kampung yang menunjukkan rumah Fatimah.

Masalah lainnya, petugas harus membawa banyak surat e-tilang dan menyerahkan kepada pemilik kendaraan secara langsung, tidak boleh diwakilkan.

Tak peduli di gang kecil atau perumahan elit, polisi itu akan menemui dan menyerahkan surat tilang itu.

“Belum ada tindakan bagi pelanggar karena sifatnya masih sosialisasi. Kami wajib mengantarkan surat tilang dan menemui pelanggar,” kata Zaenal usai menemui pelanggar.

Saat ini, pihak kepolisian dan Dishub gencar menyosialisasikan aturan baru tersebut.

Pengendara yang melanggar memang tidak ditilang polisi di lokasi pelanggaran, tapi bagi mereka yang terekam CCTV akan mendapat kiriman surat tilang di rumahnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved