eTilang CCTV Surabaya
Fatimah Terkejut dan Gemetar saat Lihat Dua Polisi Mendatangi Rumahnya, Ternyata Mereka. . .
Fatimah (45), warga Jalan Menur 20A terkejut dan gemetar saat dua polisi mendatangi rumahnya. Ternyata...
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Fatimah (45), warga Jalan Menur 20A terkejut saat mengetahui dua orang polisi berseragam cokelat-cokelat datang ke rumahnya.
Tubuh perempuan itu tampak gemetar ketika menyambut dua aparat kepolisian itu.
Sebelum kedatangan dua polisi itu, Fatimah sebenarnya sudah diberitahu oleh tetangganya.
Hanya, ia tak mengetahui tujuan polisi menemuinya, sebab, Fatimah merasa tidak pernah melanggar hukum.
“Iya Pak. Wonten nopo (ada apa)?,” ucap Fatimah dengan suara berat terkesan takut menghadapi dua orang berbadan tegap itu, Jumat (8/9/2017).
Baca: (CCTV eTilang Dipasang, Pengendara di Surabaya Mulai Tertib Meski Tak Ada Polisi)
Surya berkesempatan merekam secara langsung anggota Satlantas Polrestabes Surabaya mengantarkan surat elektronik tilang (e-tilang) ke rumah Fatimah.
Surya juga melihat polisi memberikan surat itu kepada pelanggar lalu lintas secara langsung.
Anggota Satlantas bernama Bripka Muhamad Zaenal yang mengirimkan surat teguran e-tilang itu menyampaikan tujuannya secara nada halus dan sopan kepada Fatimah.
Baca: (Heboh, Foto-Foto Nella Kharisma bersama Lelaki Diduga Suaminya, begini Reaksi Pengguna Facebook)
Fatimah yang semula takut langsung terlihat tenang.
“Hanya memberitahu Ibu, besok jangan melanggar rambu lagi,” ujar Zaenal kepada Fatimah sembari memberikan surat tilang berupa teguran.
Baca: (Usai Bercinta di Atas Motor, Cewek ini Pingsan di Sekolah, Ternyata Pelakunya adalah. . .)
Zaenal lalu memberitahu, pada 2 September 2017 pukul 05.45, Fatimah menerobos traffic light.
Surat teguran itu juga disertai gambar nomor polisi kendaraan Fatimah yang terekam circuit closed television (CCTV) yang dipasang di perempatan Bratang.