Selasa, 28 April 2026

Lebaran 2017

Lebaran di Surabaya Dijaga 8.000 Polisi, Kapolrestabes: Agar Warga Aman dan Nyaman

"Tugas kami bersama Pemkot Surabaya menjamin situasi aman dan suasana nyaman berlebaran," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya/nuraini faiq
Petugas saat gelar pasukan antisipasi pengamanan jelang dan selama Lebaran di Balai Kota Surabaya, Senin (19/6/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ribuan anggota polisi disebar khusus untuk mengantisipasipasi pengamanan menjelang dan selama Lebaran. Mereka akan membuat nyaman warga yang merayakan Lebaran.

Bahkan tidak hanya saat Lebaran, hari-hari menjelang Lebaran ini juga menjadi perhatian Pemerintah dan polisi agar suasana terus nyaman.

"Tugas kami bersama Pemkot Surabaya menjamin situasi aman dan suasana nyaman berlebaran," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal usai gelar apel gerakan pasukan Operasi Ramadnya Semeru 2017 di Balai Kota Surabaya, Senin (19/6/2017).

Selain jajaran Polrestabes, para pejabat Pemkot juga hadir, yakni Asisten I Walikota, Yayuk Eko Agustin, Dandim yang mewakili Korem, serta jajaran Forum Pimpinan Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, para camat dan lurah.

Iqbal menyampaikan apel itu untuk meningkatkan keamanan selama Ramadan. Petugas menggelorakan Surabaya Tertib Ramadhan (Sutera) dengan Operasi Ramadniya Semeru 2017.

Menjaga keamanan dan membuat nyaman warga adalah tugas kemanusiaan. Polrestabes akan menerjunkan 7.000-8.000 personel.

Mereka akan bahu-membahu menciptakan suasana aman dan nyaman. Sebanyak 673 personel khusus melakukan pengamanan Operasi tersebut.

Tidak hanya anggota Polisi, seluruh jajaran wali kota, TNI, Korem, Dandim, dan seluruh stakeholder semuanya turun untuk men-support operasi aman dan nyaman untuk Surabaya itu.

Nanti petugas dan jajaran perangkat daerah terjun untuk memberikan pelayanan dan menolong masyarakat. Mereka juga perlu mencegah aksi membahayakan hingga penegakan hukum.

Para petugas itu juga disebar hingga kampung-kampung dan tempat-tempat keramaian hingga tempat-tempat khusus.

Menurut data history, menjelang hari raya seperti saat ini gangguan keamanan khususnya kejahatan jalanan dan curat meningkat. Rumah kosong akan menjadi sasaran.

“Alhamdulillah selama bulan puasa tahun ini, kami dapat menekan angka kejahatan di jalanan secara signifikan. Kami tekan bisa sampai 70 persen," kata Iqbal.

Setiap sudut kota hingga kampung-kampung akan disebar petugas. Ada yang nyamar ada yang pakaikan dinas.

Dengan kehadiran petugas di setiap sudut kota surabaya telah bikin nyaman masyarakat. Selain itu juga mencegah pelaku berbuat kejahatan.

Polis dan jajarannya memastikan bahwa akan melakukan pengamanan di seluruh tempat mulai dari dari pusat perekonomian dan perbelanjaan hingga kampung-kampung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved