Berita Banyuwangi
Miniatur Blambangan di Hotel Berbintang Empat Pertama di Banyuwangi
Lobi hotel dibuat mirip Pendapa Sabha Swagatha Banyuwangi, yang memiliki empat pilar utama.
Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BANYUWANGI - Untuk pertama kalinya hotel berbintang empat hadir di Banyuwangi.
EL Royale Hotel menjadi hotel bintang empat pertama di tanah Blambangan.
Mulai Rabu (24/5/2017), El Royale melakukan masa trial open dan telah dibuka untuk umum.
Memasuki El Royale, nuansa Banyuwangi langsung terasa.
Lobi hotel dibuat mirip Pendapa Sabha Swagatha Banyuwangi, yang memiliki empat pilar utama.
Keramik lantai dipesan khusus bermotif gajah uling, motif khas milik Banyuwangi.
Atap hotel mengadopsi atap rumah Suku Using, suku asli Banyuwangi. Di depan hotel akan dibangun patung gandrung.
Ruang-ruang yang ada di hotel, diberi nama yang identik dengan Banyuwangi. Seperti Ijen Restaurant, Using Room, gandrung lounge, dan lainnya.
Pintu gerbang menggambarkan gerbang Majapahit, karena Kerajaan Blambangan juga berkaitan dengan Kerajaan Majapahit.
"Hotel ini sangat menggambarkan Banyuwangi. Atapnya mirip atap rumah Suku Using. Pihak hotel juga telah meminta izin kami, untuk meniru empat pilar yang ada di Pendapa Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (24/5/2017).
Anas mengatakan EL Royale ini bisa menjadi model pembangunan investasi di Banyuwangi. Ini mengakomodasi apa yang ada di Banyuwangi.
"Hotel ini sangat Banyuwangi. Kalau kata anak muda, Banyuwangi banget," kata Anas.
Anas mengatakan, sebelum pembangunan hotel ini, pihak investor bersama arsiteknya telah melakukan presentasi.
Sehingga Pemkab meminta agar EL Royale bisa mengakomodir ciri khas Banyuwangi.
"Ternyata arsitek dengan berbasis kebudayaan lokal Banyuwangi bisa hebat. Justru bisa memperkaya arsitektur itu sendiri," kata Anas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/banyuwangi-el-royal-hotel_20170524_123339.jpg)