Ekonomi Bisnis

Langsung Ekspor, PT Miwon Kucurkan Investasi Rp 1,2 Triliun Untuk Corn Starch dan Sweetener

Ditargetkan mulai Mei 2017, produksi bisa mencapai kapasitas pabrik 240 ton per hari untuk corn starch dan 210 ton per hari untuk sweetener.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Musahadah
surya/sugiharto
Dari kiri ke kanan, Director Indonesia Project Starch & Sweetener Business Unit, JJ Lee, Staf ahli Kadin Jatim, Jamhadi dan Presdir PT Miwon Indonesia, Lim Duk Jin berdialog didepan gedung Unit Bisnis Sweetener PT Mieon Indonesia di Driyorejo, Gresik, Rabu (15/3/2017). 

Peresmian unit usaha corn starch dan sweetener PT Miwon Indonesia ini merupakan bagian dari kegiatan diversifikasi produk PT Miwon yang saat ini masih sekitar 85 persen dari Monosodium Glutamat (MSG). Dengan keberadaan dua produk baru ini, diharapkan komposisi produk MSG menjadi 60 persen, sementara 40 persennya adalah corn starch dan sweetener.

“Pabrik ini juga akan menghasilkan produk sampingan seperti gluten meal sebanyak 12.000 ton per tahun, gluten feed 47.000 ton per tahun dan dried germ 16.000 ton. Ketiga produk sampingan ini nantinya akan banyak didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri pakan ternak di Indonesia,” jelas Lim Duk Jin.

Peresmian pabrik dihadiri Bupati Gresik, Sambari Halim dan Kepala Dinas Penanaman Modal Provinsi Jatim, Lili Sholeh serta Jamhadi, staf ahli Kadin Jatim.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved