Minggu, 26 April 2026

Berita Banyuwangi

Desa Ketapang Banyuwangi Menjadi Pilot Project Desa Literasi

Pemberdayaan harus dimulai dari yang paling mendasar yaitu dengan membangun sumber daya manusia pada terutama anak-anak dalam keluarga.

Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
surya/haorrahman
Desa Ketapang, membuka lapak baca pinggir jalan Literasik, yang bertujuan untuk mengkampanyekan membaca dengan asik. 

“Kedepan konsep literasik harus dibuat benar benar asik, tidak hanya gelar lapak. Nantinya kami buat seperti tongkrongan, ada musik, ada penampilan, ada juga gelar lapak baca. Akan kami gelar setiap Minggu," kata Slamet.

Selama ini, Desa Ketapang, salah satu desa yang inovatif di Banyuwangi. Desa Ketapang memiliki server mandiri dan aplikasi data kependudukan yang diberi nama Sistem Manajemen Desa (SIMADE).

Dengan aplikasi ini semua data warga tersedia, terkategorisasi dengan rapi, yang kemudian membuat proses pelayanan dokumen warga juga berjalan dengan cepat.

SIMADe juga terintegrasi dengan sistem layanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, surat ijin menikah, keterangan domisili, surat keterangan pindah, SKCK dan masih banyak lainnya.

Warga yang akan mengurus, cukup menyerahkan nama dan nomor induk kependudukan (NIK) maka akan segera tercetak.

Selain memiliki sistem administrasi kependudukan, Desa Ketapang ini juga memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang mengelola 9 jenis usaha yang mampu menghasilkan pendapatan bagi desa Rp 14 juta per bulan.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved