Berita Banyuwangi
Desa Ketapang Banyuwangi Menjadi Pilot Project Desa Literasi
Pemberdayaan harus dimulai dari yang paling mendasar yaitu dengan membangun sumber daya manusia pada terutama anak-anak dalam keluarga.
Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | BANYUWANGI - Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, menjadi pilot project Desa Literasi. Desa Literasi merupakan kolaborasi beberapa komponen yang ada di masyarakat desa.
Mereka bersinergi untuk mengembangkan minat dan budaya membaca masyarakat.
"Terdapat tiga tujuan utama dalam Desa Literasi," kata Slamet Kasihono, Kepala Desa Ketapang, Jumat (24/2/2017).
Tujuan pertama, menjadikan membaca kebiasaan masyarakat di berbagai usia, di berbagai tempat.
Dilakukan oleh siapapun tanpa dibedakan berdasarkan kategori dan peran sosialnya.
Kedua, mengembalikan keluarga memiliki kemampuan sebagai agen pendidikan utama bagi anak-anak.
Slamet mengatakan, membangun desa bisa dimulai dari mana saja, namun untuk hasil yang bermutu dan bertahan lama, pemberdayaan harus dimulai dari yang paling mendasar yaitu dengan membangun sumber daya manusia pada terutama anak-anak dalam keluarga.
Dengan demikian, akan muncul tujuan ketiga, kepedulian dan tanggung jawab warga desa, untuk turut serta mengawal pembangunan desa.
Slamet mengatakan, dengan Desa Literasi, memfasilitasi masyarakat terutama pada kelompok pemuda dan usia sekolah, agar bisa berperan aktif dalam pembangunan daerah.
"Desa Ketapang cocok menjadi Desa Literasi. Kondisi sosio kultural Desa Ketapang, berdekatan dengan berbagai fasilitas umum seperti pelabuhan, stasiun kereta api, sejumlah Industri, dan beberapa hotel atau penginapan," kata Slamet.
Terdapat sembilan program yang disiapkan untuk mendukung Desa Literasi. Pertama satu RW satu Rumah Baca.
Rumah baca menjadi penghubung bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Salah satu rumah baca di Desa Ketapang, di Paud Sahabat Kecil.
Sedangkan 8 program lainnya, School of Parenting (Sekolah Pengasuhan bagi Orangtua), Street Shop (Bazar Amal Barang Layak Pakai untuk Komunitas Tertarget), Panggung Literasi (Media Aktualisasi Minat dan Bakat Masyarakat), I – Desa (Inkubasi Informasi Ide dan Inovasi Pembangunan Desa), keenam Eco Literasi (Gerakan Kepedulian Lingkungan Alam Pedesaan), ketujuh Sekolah Relawan (Rekruitmen dan Upgrading Relawan Baca), kedelapan Kids Zone (Taman Ramah Anak), terakhir LiterArt (Pendidikan Karakter berbasis Seni dan Budaya).
Desa Ketapang mengandeng Rumah Literasi Banyuwangi (RLB), untuk menjadikan Desa Ketapang sebagai Desa Literasi.
Mereka menggelar lapak baca di pinggir jalan beranama Literasik, yang tujuannya untuk mengkampanyekan membaca dengan asik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-desa-ketapang_20170224_155904.jpg)