Kamis, 23 April 2026

Berita Banyuwangi

Di Hadapan Wakil Rektor PTN/PTS se-Jatim Bupati Anas Ajak Mereka Sinergi soal Data, begini Katanya

JIKA KAMPUS tidak terlibat dalam penyediaan data, maka kampus selamanya hanya akan berada di menara gading.

Penulis: Haorrahman | Editor: Parmin
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjadi pembicara di Forum Silaturahmi PTN/PTS se-Jawa Timur. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Timur berkumpul di Untag Banyuwangi, Kamis (26/1/2017).

Acara ini membahas permasalahan kemahasiswaan yang sedang terjadi. Utamanya terkait kasus tewasnya tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII). ‎

Arief Prajitno, Ketua Forum Silaturahmi PTN/PTS se-Jawa Timur mengatakan, bidang kemahasiswaan harus mengetahui permasalahan kemahasiswaan yang saat ini sedang terjadi.

Salah satunya yakni terkait dengan kasus yang terjadi di Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta.

"Karena itu kami membahas terkait kegiatan UKM di kampus. Jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan. Bukan melarang tapi mengarahkan ke hal positif," kata Arief.

‎Selain itu menurut Arief, juga membahas kegiatan peringkat prestasi kemahasiswaan dan penataan organisasi mahasiswa.

Dalam acara tersebut juga digelar penandatanganan MoU dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi, terkait pencegahan Narkotika di dalam kampus.

Acara tersebut juga dihadiri Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Di hadapan para wakil rektor berbagai Perguruan Tinggi di Jawa Timur, Anas mengajak kepada perguruan tinggi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyediakan data.

Dengan data tersebut, perguruan tinggi dapat berkontribusi menyelesaikan persoalan rakyat.

Menurut Anas, kinerja pemerintah tidak cukup hanya dengan faktor kepemimpinan.

Tetapi, seorang pemimpin yang baik pengambilan kebijakannya harus pula berbasis data.

Untuk itu, Bupati Anas mengajak kepada perguruan tinggi untuk menyiapkan data bagi kebijakan pemerintah.

"Sehebat apapun leader (pemimpin), jika data yang diambil salah, maka akan gagal kepemimpinan tersebut," kata Anas.

Menuru Anas, Kampus harus bisa membantu pemerintah. Jika kampus tidak terlibat dalam penyediaan data, maka kampus selamanya hanya akan berada di menara gading.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved