Berita Pendidikan Surabaya
Lima SMP Negeri Baru Diresmikan di Surabaya, Tapi Belum Punya Guru Tetap
Meski proses pembelajaran sudah berlangsung satu semester, namun di sekolah yang tadi diresmikan Bu Risma ini belum punya guru tetap.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
Risma mengingatkan, kegiatan anak-anak harus diisi dengan kegiatan positif. Anak-anak harus dilatih secara fisik karena tantangan ke depan semakin besar.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya, Ikhsan, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah-sekolah yang baru ini memang berdekatan dengan sekolah lain.
Tapi masyarakat membutuhkan sekolah ini juga karena memang sudah dihitung.
Terkait guru-guru yang diperbantukan, menurutnya masih dalam kondisi ideal karena tidak melebihi jam kewajiban guru.
“Ngajarnya nggak berlebihan kok, sesuai porsinya. Kalau nggak, juga nggak mungkin diperbantukan,”ungkapnya.
Sementara itu,Plt SMPN 55, Chamim Rosyidi mengungkapkan di SMPN 55 memang didatangkan guru-guru perbantuan yang berasal dari sekolah sekitar.
“Ada 12 guru PNS termasuk saya yang diperbantukan, sama 1 honorer untuk TU yang memang diberikan pemkot untuk SMPN 55,” papar kepala SMPN 21 ini.
Kedepannya, ia berharap Pemkot bisa membantu pembangunan Sarana Prasarana sekolah. Khususnya tempat ibadah yang saat ini masih berupa mushola.
“Tahun ini memang masih 77 siswa dari kelas 1 dan mereka bisa gantian jamaah di mushola. Kalau tahun depan sudah nggak bisa, karena siswanya nambah,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bermain-basket_20170105_164914.jpg)