Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Pendidikan Surabaya

Lima SMP Negeri Baru Diresmikan di Surabaya, Tapi Belum Punya Guru Tetap

Meski proses pembelajaran sudah berlangsung satu semester, namun di sekolah yang tadi diresmikan Bu Risma ini belum punya guru tetap.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Walikota Surabaya Tri Rismaharini coba memainkan bola baskt pada peresmian pembukaan SMP Negeri 55 Surabaya, Kamis (5/1/2017). Untuk memeratakan kemampuan Guru Pendidik, Walikota Risma juga memerger beberapa sekolah yang ada di Kota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tahun ini, Pemerintah Kota Surabaya bakal meresmikan lima SMP Negeri baru di Surabaya. Salah satunya diresmikan, Kamis (5/1/2017) oleh walikota Tri Rismaharini

Lima sekolah yang baru diresmikan itu adalah SMPN 55, SMPN 56, SMPN 57, SMPN 58, dan SMPN 59.

Selain itu peresmian juga dilakukan ke SMP yang sempat direlokasi yaitu SMPN 53 dan SMPN 46 yang selama ini belum sempat diresmikan. 

Namun, meski kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah itu sejatinya sudah berlangsung selama satu semester, namun para pegawai dan guru di sana masih berstatus sebagai guru perbantuan.

Risma mengungkapkan, kondisi ini disebabkan oleh kurangnya tenaga guru PNS.

“Kepala sekolahnya memang masih pejabat pelaksana tugas (Plt). Sok emben dilantik (lain kali dilantik),” ungkap Risma ketika ditemui usai peresmian di SMPN 55 Surabaya yang terletak di Jalan Pagesangan Mulia, Jambangan.

Risma menambahkan, tujuan didirikannya sekolah-sekolah baru ini adalah untuk menyesuaikan dengan angka kebutuhan sekolah di tingkat SMP.

Sebab berdasarkan kajian yang ia dapat dari Dispendukcapil, jumlah siswa SD semakin meningkat, sehingga perlu adanya penambahan sekolah lanjutannya.

“Kalau SD saya tambah ruang kelas, saya tingkat tiga. Karena pertimbangan itu, butuh guru dan manajemen sekolah lagi. Padahal junlahnya saat ini masih kurang,”jelasnya

Walikota berharap setiap kelas dilengkapi PC (Personal Computer) dan LCD Projector.

Setiap sekolah juga diharapkan dapat dilengkapi dengan laboratorium IPA, IPS, matematika, dan bahasa.

Selain itu, walikota juga berpesan agar kegiatan ekstrakurikuler didukung penuh oleh sekolah..

Menurutnya, hal ini karena para siswa perlu dibekali dengan kemampuan tambahan dalam mengembangkan bakat dan potensinya.

Oleh karena itu Pemkot Surabaya saat ini tengah menyiapkan berbagai fasiitas sarana dan prasarana agar nantinya para siswa dapat memiliki bekal kemampuan tambahan.

“Jika perlu kami nanti akan mendatangkan tenaga-tenaga profesional untuk melatih para siswa,” lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved