Berita Blitar
Gara-gara Masuk Gang Buntu, Maling Ini Dibekuk Warga, Begini Nasibnya
Saat ketiganya kabur, sepeda motornya ditinggal di rumah korban," ungkapnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Yoni
SURYA.co.id | BLITAR - Maling ini bernasib sial.
Satu dari dua pencuri yang beraksi di rumah Gaguk Solikin (32(), warga Dusun Dawung, Desa Olak-Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar bernasib siap alias apes.
Ketika beraksi dan kepergok tuan rumah, kedua pencuri ini berusaha kabur, apesnya kedua maling ini terjebak di gang buntu.
Ketika berusaha kabur dengan memanjat tembok sekolah, pelaku yang diketahui bernama Imam Solikin (26), warga Dusun Pangganglele, Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang itu terjebur ke pot bunga yang tak terpakai.
Akibatnya, warga dengan mudah menangkapnya. Begitu tertangkap, pelaku diikat di tiang rumah warga, sampai menunggu petugas petugas Polsek Selorejo datang.
"Dia tak paham desa kami, sehingga terjebak ke gang buntu, yang ada di belakang sekolah," tutur Saifuddin Zuhri, Kades Olak-Alen.
Saifuddin menceritakan, kejadian itu berlangsung pada Senin (26/12/2016) siang atau pukul 10.00 WIB.
Saat itu, tiga pelaku datang ke rumah korban, dengan berboncengan sepeda motor Suzuki Next nopol N 2615 IQ.
Entah sudah menggambar rumah korban atau belum, mereka langsung beraksi sesaat tiba di rumah korban.
Yakni, pelaku yang bernama Imam itu itu langsung mencongkel jendela samping kiri rumah korban.
Sementara, dua temannya berjaga-jaga di jalan,yang ada di depan rumah korban. Tujuannya, untuk mengantisipasi jika ada warga yang melintas.
"Saat satu pelaku itu beraksi, dua temannya mengobrol di depan rumah korban. Sehingga jika dilihat orang, tak akan dicurigai," tutur Saifuddin.
Namun, apes dialami Imam. Saat berhasil masuk melalui jendela yang berhasil dicongkelnya itu, tiba-tiba Gaguk, muncul dari dalam rumah.
Melihat ada orang tak dikenal, Gaguk langsung meneriakinya, maling-maling.
Akhirnya, Imam nekat menerobos jendela itu kembali, dan kabur ke arah timur (Bendungan Ngereco).
"Sementara, dua rekannya tak diketahui kabur ke arah mana. Sebab, warga hanya fokus mengejar pelaku yang bernama Imam itu. Saat ketiganya kabur, sepeda motornya ditinggal di rumah korban," ungkapnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ilustrasi-maling-hp.jpg)