Berita Tuban
Braaak. . Tubuh Kepala Kamar Mesin KM Mulya Sejati Terlempar ke Laut, Mengapung dan. .
Menurut Sulkan, ada kemungkingan petugas yang memegang radar kapal Vietnam itu sedang mengantuk sehingga menabrak KM Mulya Sejati
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Musahadah
SURYA.co.id|LAMONGAN - Sulkan (45) dan Ahmad Syahroni (28), dua dari 12 korban selamat KM Mulya Sejati asal Juwana Jateng yang ditabrak Kapal Thaison 4 berbendera Vietnam adalah pegawai bagian kamar mesin atau Chief Engineer.
Sulkan menjadi kepala kamar mesin (KKM), sedang Ahmad Syahroni orang kedua di bawah Sulkan.
Saat ditemui Surya.co.id di ruang inap Lavender RSUD dr Soegiri, Senin (21/11/2016), kedua korban sudah siuman dan mampu diajak bicara.
Keduanya mengaku tidak tahu bagaimana kapal yang ditumpangi bersama sejumlah nelayan itu sampai ditabrak kapal Thaison 4 berbendera Vietnam.
"Saya waktu itu sedang beranjak naik ke atas dari KKM,"ungkapnya.
Sebelum sampai di lantai atau dek atas, tiba - tiba kapal yang ditumpangi itu seperti dihantam oleh benda keras dari arah samping kiri.
"Tidak tahu dan tidak apa - apa lagi, selain suara keras, brak,"ungkap Sulkan.
Saat ia tahu - tahu terlempar di laut, Sulkan hanya berusaha mencari selamat dengan mengapung sambil berenang. Sebelum akhirnya diselamatkan kapal yang pagi itu sedang melintas.
"Jadi saya tidak ada perhatian sampai harus membawa pelampung atau barang lainnya,"katanya.
Padahal di kapal yang ditumpanginya ada penerangan lampu yang selalu menyala.
Menurut Sulkan, ada kemungkingan petugas yang memegang radar kapal Vietnam itu sedang mengantuk sehingga menabrak KM Mulya Sejati yang sama-sama berjalan ke timur.
"Mungkin yang pegang kendaki radar kapal sedang mengantuk,"ungkap Sulkan.
Kejadian tabrakan, dirasakannya begitu cepat sehingga tidak ada nelayan yang bisa memanfaatkan pelampung, selain hanya berenang setelah terlempar ke laut.
"Alhamdulillah saya bisa berenang dan ditolong kapal lain yang sedang melintas,"katanya.
Ahmad Syahroni, juga merasakan hal serupa."Saya malah tidak tahu apa - apa, bagaimana kejadiannya,"ungkap Syahroni
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-lamongan-korban-kapal_20161121_140639.jpg)