Kamis, 4 Juni 2026

Berita Banyuwangi

Puluhan Ribu Orang Akan Ramaikan Banyuwangi Ethno Carnival 2016

Di gelaran itu ratusan talent akan memperagakan ragam busana tokoh legenda Banyuwangi yang ditampilkan dalam balutan desain kontemporer.

Tayang:
Penulis: Haorrahman | Editor: Eben Haezer Panca
surya.co.id/Haorrahman
Seorang talent yang akan tampil dalam ajang Banyuwangi Ethno Carnival 2016 

Selanjutnya, Patih Sidopekso dalam BEC akan ditampilkan sebagai seorang patih kerajaan yang kuat dan tangguh. Dalam balutan dominasi warna merah dan hitam, kostum akan menampilkan kekuatan karakternya. Selain itu, kostum juga akan dilengkapi dengan aksesoris senjata sebagai simbol seorang pemimpin prajurit.

Sementara itu Raja Sulah Hadi Kromo akan ditampilkan dalam balutan busana yang menampilkan sosok seorang raja yang gagah. Dalam BEC, kostum raja didesain dalam busana kebesaran berupa jubah kerajaan yang dilengkapi dengan mahkota dengan dominasi warna biru.

Pada hari pelaksanaan, lanjut Bramuda, parade BEC akan diawali dengan tarian Gandrung Kolosal. Selanjutnya disambung dengan fragmen cerita Legenda Banyuwangi. Sebelum fragmen, di barisan awal BEC 2016 dibuka barisan 150 BEC Cilik dengan kostum yang menggambarkan keberagaman flora dan fauna di jaman kerajaan Blambangan. Dilanjutkan parade talent utama Bec. Mereka akan berlenggak-lenggok memamerkan busananya dengan iringan musik secara live oleh para pemusik tradisional Banyuwangi dan musisi modern,

“Akan ada juga penampilan BEC dari warga asing. Selain kostum tokoh utama, BEC 2016 akan diisi parade kostum bamboo handycraf khas Gintangan. Di parade ini, mereka akan tampil dengan kostum dari anyaman bambu yang dikreasikan menjadi fasyen yang unik. Tentunya akan menambah semarak acara,” kata Bramuda.

Sebagai closing parade, Putri Pariwisata Indonesia 2016 Dhika Faradiba, dan runer up I dan II Putri Indonesia 2016 juga turut berparade dengan membawakan kostum barong dan gandrung.

Karnaval ini akan dimulai Sabtu (12/11/2016) pukul 13.00 WIB, dari panggung raksasa BEC Jalan Veteran, dan berjalan mengelilingi kota sejauh dua setengah kilometer. Start Taman Blambangan - Jalan Veteran – Susuit Tubun – Masjid Agung Baiturrahman – PB Soedirman – Jl. A Yani dan finish di depan kantor pemkab.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved