Minggu, 26 April 2026

Berita Pasuruan

Aktivis PMII: Indonesia Butuh Sosok Pahlawan Saat ini

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pasuruan menggelar aksi teatrikal di Alun–alun Bangil...

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Musahadah
surya/galih lintartika
SEMANGAT : Mahasiswa yang tergabung dalam PMII melakukan aksi teatrikal di depan Alun-alun Bangil. 

SURYA.co.id|PASURUAN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pasuruan menggelar aksi teatrikal di Alun–alun Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/11/2016) siang.

Aksi yang dilakukan di jalan raya ini dilakukan sebagai bentuk kecintaan mereka dalam memperingati sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan.         

DI aksi damai ini, ratusan mahasiswa orasi di depan alun – alun Bangil lalu menggelar aksi teaterikal.

Dalam aksi itu, terlihat segerombolan mahasiswa yang membentuk kelompok dari tentara asal Belanda, dan segerombolan mahasiswa yang membentuk kelompok dari warga Indonesia.

Terlihat jelas kesengsaraan bangsa Indonesia kala itu yang ditindas penjajah. Bangsa Indonesia dibunuh meski tidak bersalah, disekap, dan sebagainya.

Akhirnya, dengan keberanian dan semangat dari Bung Tomo, arek – arek Suroboyo  berhasil melawan penjajah.

Mereka memenangkan pertempuran itu sehingga peristiwa itu diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Koordinator PMII Kabupaten Pasuruan Ismail mengatakan, saat ini, Indonesia sedang mengalami krisis pahlawan.

Masih banyak masyarakat Indonesia yang mengalami krisis ekonomi, krisis pekerjaan, krisis moral, dan sebagainya.

“Seharusnya momentum ini, dijadikan refleksi ke bangsa Indonesia. Sudah 70 tahun merdeka dari penjajah, tapi bangsa ini belum sepenuhnya merdeka. Ini menjadi pertanyaan besar untuk pemerintah,” katanya usai aksi.

Menurutnya, Indonesia perlu sosok pahlawan saat ini.

Pahlawan bukan dalam arti pahlawan perang seperti zaman dulu, melainkan pahlawan yang memiliki kepedulian dengan permasalahan yang ada di negara ini.

“Harus ada kepedulian dari pemerintah. Harus ada kesadaran dari pimpinan untuk memiliki jiwa seperti pahlawan, yang mau berkorban demi kemerdekaan bersama,” terangnya.

Terpisah, dalam momentum hari pahlawan ini, Polres Pasuruan juga menyelenggarakan bakti sosial di Kecamatan Sukorejo.

Polres memberikan pengobatan gratis kepada para lansia yang ada di Kecamatan ini. Dari data yang ada, sekitar 130 orang mendaftarkan diri dalam pengobatan gratis ini.

Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian mengatakan, dalam kesempatan ini, pihaknya ingin membantu masyarakat Pasuruan yang kesulitan berobat ke dokter karena minimnya uang yang dimilikinya.

“Kami ingin sedikit membantu saja, bukan bermaksud apa-apa. Semoga bantuan kami ini bermanfaat,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved