Rabu, 15 April 2026

Berita Pasuruan

Satu Mahasiswi UGM Dinyatakan Tewas Dalam Kecelakan Mobil Masuk Jurang

"Saya dapat informasi dari anggota. Yang bersangkutan (Rika Vionita) meninggal dunia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis," katanya.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Eben Haezer Panca
surya/galih lintartika
NAHAS : Sebuah mobil yang ditumpangi mahasiswa UGM mengalami kecelakaan dan terjun ke jurang sedalam 200 meter. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Rika Vionita, mahasiswi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang menjadi salah satu korban dalam insiden mobil terjun ke jurang 200 meter di Nongkojajar, Pasuruan, dinyatakan meninggal dunia, Sabtu (5/11/2016) malam.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Evon Fitrianto.

"Saya dapat informasi dari anggota. Yang bersangkutan (Rika Vionita) meninggal dunia di rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis," katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah memberikan informasi ke teman, dan universitas yang bersangkutan terkait kabar duka ini.

"Sudah saya sampaikan, informasinya jenazah korban akan langsung dibawa pulang ke Yogyakarta," imbuhnya.

Ditanya lebih jauh atas luka yang dialami korban, Evon mengaku belum menerima salinan diagnosa dari pihak rumah sakit. Ia enggan menduga - duga penyebab kematian korban ini.

"Saya belum menerima datanya. Yang jelas, korban ini mengalami luka yang cukup parah dan terlalu banyak mengeluarkan darah," tandasnya.

Lebih lanjut, Evon juga mengungkapkan bahwa dalam pemeriksaan sementara diduga mobil ini terjun ke jurang akibat remnya blong.

Keterangan itu diperolehnya dari beberapa korban yang ada di dalam mobil tersebut. Bahkan, rem sudah terasa ngeblong saat turun dari kawasan Gunung Bromo.

"Katanya dari atas (kawasan Gunung Bromo) rem mobil sudah tidak bisa dikendalikan sebelum akhirnya ngeblong. Tapi kami harus kroscek dulu kebenarannya apakah memang rem blong atau tidak," terangnya.

Selain itu, ada indikasi sopir ini kurang memahami medan jalan yang akan dilaluinya. Sehingga, saat di lokasi kejadian, sopir gugup dan tidak bisa mengendalikan laju mobilnya. "Kami masih akan dalami itu," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved