Selasa, 21 April 2026

Berita Pasuruan

Inilah Pengakuan Erga Sebelum Mobil Yang Ditumpanginya Terjun Bebas ke Jurang

"Kenapa bukan saya yang menjadi sopir saat itu. Saya memang waktu pulangnya menjadi penumpang, bukan sopir, karena kondisi saya kurang fit dan ngantuk

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni
surya/Galih Lintartika
PERAWATAN : Sejumlah korban kecelakaan mobil masuk jurang menunggu antrean untuk mendapatkan penanganan medis di IGD RSUD Bangil, Pasuruan. 

Pria 24 tahun ini mengeluh sakit di bagian pinggangnya. Maklum, ia mengalami benturan keras di bagian pinggangnnya.

Ada goresan merah di pinggangnya. Selain itu, ada juga luka memar di tangan dam kepalanya.

Namun, luka Erga ini masih dianggap lebih ringan dibandingkan luka yang dialami teman - temannya.
Sebab, tidak ada satu bagian tubuh Erga yang mengalami patah tulang atau cedera yang sangat serius.

"Saya hanya merasa sedikit pusing saja," ujarnya.

Dia mengaku kedatangannya ke RSJ Malang itu dilakukannya bersama rombongan dalam rangka memenuhi tugas dari kampus.

Ia mengamati dan meneliti sistem dan program di RSJ Malang. Erga merupakan mahasiswa semester 3 progam pascasarjana UGM Jogjakarta Fakultas Psikologi.

"Rencananya memang setelah penelitian pulang ke Jogja dan membuat laporan. Sebelum pulang, kami berniat untuk liburan dulu ke Bromo," jelasnya.

Sementara itu, Ni Made Ray Kristianti awalnya sempat mengeluh sakit di bagian kepalanya. Perempuan berparas cantik ini mengaku kepalanya sangat berat.
"Saya sudah tidak bisa ingat kejadian tadi. Kejadiannya sangat cepat sekali, sekarang kepala saya berat sekali," katanya dengan suara lembut.

Ni Made Ray Kristianti terlihat sangat pucat. Kaus biru yang dipadu dengan celana kain warna hitam terlihat sangat kusam dan kotor.

Celananya dipenuhi bekas tanah sehingga warnanya pun sudah tidak hitam. Tangannya dipasang selang infus.

Gerakannya pun terbatas, karena ia mengaku badannya sangat kaku. Saat dipaksa bergerak, ia harus menahan rasa sakit.

"Tidak enak dibuat gerak . Enaknya dibuat diam saja," keluhnya kepada pria yang mengaku temannya Papa Ni Made Ray Kristianti asal Malang kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dalam kecelakaan ini , luka yang dialami Ni Made Ray Kristianti tergolong ringan. Yang bersangkutan tidak mengalami cedera serius di anggota tubuhnya.

Ia hanya mengalami luka lecet di tangan dan kakinya. Padahal, Ni Made merupakan sopir dalam insiden ini.

Namun, wawancara pun tak berlangsung lama setelah pria yang mengaku sebagai temannya papa Ni Made Ray Kristianti membisikkan bahwa ada wartawan yang sedang meliput.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved