Advertorial
Jatim Jadi Mesin Lokomotif Sosial-Ekonomi Nasional
“Jawa Timur saat ini sebagai mesin lokomotif pertumbuhan sosial dan ekonomi nasional,” ungkap Pakde Karwo.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Saat ini tren kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat, karena kerja keras dan kerja sama seluruh aparat pemerintah yang tak pernah menghambat penyelesaian permasalahan di masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Dr H Soekarwo didampingi Dra Hj Nina Soekarwo saat melaunching Hari Jadi ke-71 Pempro Jatim Tahun 2016, di halaman Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Jumat (7/10/2016).
Untuk itu, Gubernur yang biasa disapa Pakde Karwo ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemerintah kabupaten, pemerintah kota, Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan karyawan/karyawati serta seluruh elemen masyarakat se-Jatim.
Pakde Karwo juga menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Jatim menjadi tumpuan atau pengungkit pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Jawa Timur saat ini sebagai mesin lokomotif pertumbuhan sosial dan ekonomi nasional,” ungkapnya. Oleh sebab itu, sangat diharapkan adanya kerja keras dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Sebagai Ketua Panitia Pelaksana Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Dr H Akhmad Sukardi MM mengatakan tujuan Peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jawa Timur yang mengangkat tema “Dengan Semangat Kerja Nyata Mari Kita Mantabkan Jawa timur Sebagai Provinsi Industri Berbasis UMKM” adalah sebagai ajang sosialisasi kepada masyarakat adanya hari jadi Provinsi Jatim dan menciptakan rasa solidaritas dan kebersamaan di antara masyarakat Jatim.
Peringatan Hari Jadi ke-71 Provinsi Jatim dimulai sejak 27 September hingga pertengahan Nopember 2016 dengan agenda antara lain: launcing Hari Jadi ke-71 Provinsi Jatim dilanjutkan senam bersama dan pertandingan persahabatan bola voli bersama antara tim bola voli gubernur, tim bola voli Bakorwil , tim bola voli Bank Jatim, tim bola voli Bank UMKM, Cangkrukan di JTV, serta dialog interaktiv “Ajang Wadul” di TVRI Jawa Timur.
Acara lainnya adalah Jatim Fair di Grand City Surabaya mulai 5 sampai 16 Oktober 2016, Festival Seni Nusantara, bhakti sosial, Lomba Cipta Menu Kreasi, Upacara Peringatan Hari Jadi pada 12 Oktober di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya.
Agenda lainnya Sidang Paripurna DPRD Jatim, Jalan Sehat bersama masyarakat. Untuk membudayakan budaya lokal diadakan pula Festival Sapi Sono dan Karapan Sapi di Madura, pertunjukan wayang kulit, serta istighotsah.
Minta Introspeksi Diri
Memasuki usia ke-71 Pemprov Jatim, Gubernur Soekarwo meminta kepada seluruh pemangku jabatan di Pemprov Jatim untuk introspeksi diri.
“Mari introspeksi diri, apakah amanah untuk memperjuangkan rasa keadilan dengan didukung rasa aman dan nyaman telah terlaksana. Tetapi menurut kata hati saya, insya Allah seluruh yang hadir pada acara ini telah melaksanakan amanah tersebut dengan baik, walaupun tidak semua berjalan dengan sempurna,” katanya saat memberikan sambutan pada Malam Tasyakuran Hari Jadi ke-71 Provinsi Jatim Tahun 2016, di Gedung Grahadi, Surabaya, Selasa (11/10/2016) malam.
Menurutnya, introspeksi diri untuk memperbaiki ketidaksempurnaan. “Kunci utama dalam memperbaiki ketidaksempurnaan yaitu dengan membangun persatuan. Serta mendahulukan kepentingan-kepentingan yang penting daripada kepentingan-kepentingan yang bisa ditunda,” jelas Pakde Karwo.
Disampaikan pula bahwa saat ini Pemprov Jatim diuji oleh Allah SWT dengan adanya bencana yang terjadi di daerah-daerah. Hal tersebut bisa cepat teratasi apabila kita semua bekerjasama membangun satu kesatuan.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Pakde Karwo yang hadir bersama istri, didampingi Wakil Gubernur Saifullah Yusuf juga bersama istri, meminta bantuan doa kepada seluruh masyarakat Jatim agar mendapatkan hidayah, diridloi Allah SWT, mengangkat adil dan makmur berdasarkan akhlak yang mulia.
Sedang Prof. Dr. Ali Azis, M.Ag dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dalam tauziahnya yang mengangkat tema “01” menjelaskan bahwa setelah hari kiamat, kita semua sebagai hamba Allah akan dihitung kebaikan dan keburukannya selama hidup di dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/surabaya-hut-ke-71-pemprov-jatim-gus-ipul-dan-pakde-karwo_20161012_235722.jpg)