Rabu, 15 April 2026

Berita Lifestyle

Suka Makan Buah? Bisa Jadi Anda Masih Keliru saat Mengonsumsinya. . .

Kulit adalah bagian buah yang terbaik karena kaya vitamin dan antioksidan.

pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Buah adalah makanan natural yang sehat. Plus, kaya serat dan antioksidan yang dapat melawan kanker. Tak bisa diragukan lagi, buah itu sehat!

Tapi, sehatnya buah bisa menjadi bumerang jika mengonsumsinya dengan cara salah, seperti yang dipaparkan di bawah ini.

1. Berpikir semua buah sama
Bingung antara secangkir nanas atau semangkuk blueberry? Keduanya baik untuk kesehatan dan sarat vitamin (nanas merupakan sumber folat dan vitamin B6, blueberry kaya serat dan vitamin C). Namun, mereka memiliki jumlah karbohidrat, gula, dan serat yang sangat berbeda.

"Buah yang terbaik adalah yang memiliki polifenol tertinggi (zat yang melawan peradangan) dan indeks glikemik terendah," kata Barry Sears, MD, penulis buku The Mediterranean Zone.

Indeks glikemik (GI) mengacu pada seberapa cepat (atau lambat) makanan dapat meningkatkan kadar glukosa darah Anda.

Buah dengan GI dengan rendah, umumnya lebih baik karena lebih lambat dicerna, sehingga tidak akan membuat kadar gula darah Anda melonjak dan akan membuat Anda kenyang lebih lama.

2. Makan buah dalam jumlah terlalu banyak
Rencana penurunan berat badan bisa membuat Anda makan banyak buah-buahan dan sayuran. Namun, menurut Sears ini bukan hal yang cerdas.

Anda bisa makan sayuran non tepung dalam jumlah tak terbatas, tapi konsumsi buah harus diawasi dengan lebih ketat, karena indeks glikemiknya lebih tinggi.

Karena buah rasanya manis dan lezat, sangat mudah mengonsumsinya dengan berlebihan, menyebabkan aliran darah banjir dengan glukosa dan kalori dan menyebabkan penambahan berat badan.

Jadi berapa banyak buah yang harus Anda makan? USDA merekomendasikan dua cangkir sehari untuk kebanyakan orang dewasa, tergantung pada tingkat kebugaran Anda dan usia.

3. Tidak membuat pilihan yang berbeda berdasarkan tingkat rasa lapar
Apakah perut terasa lapar, padahal makan malam masih beberapa jam lagi? Atau hanya ingin mencicipi sedikit makanan manis? Berpikir dulu sebelum memutuskan untuk mengunyah.

Sebuah apel besar memiliki 120 kalori tapi yang kecil hanya memiliki 53 kalori. Sebuah jeruk besar memiliki jumlah kalori yang sama dengan apel kecil, kata Suzanne Fisher, RDN, seorang ahli diet di Florida.

Masih bingung? Anda dapat dengan cepat membandingkan info gizi dengan mengunjungi situs seperti CalorieKing.

4. Makan buah saja
Sepotong buah tentu jauh lebih baik daripada permen. Namun demikian, buah masih memiliki potensi untuk membuat gula darah naik.

Padankan buah dengan makanan berprotein seperti sepotong keju atau setetes mentega kacang untuk menghilangkan efek kenaikan gula darah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved