Pemkot Surabaya
Risma Intruksikan Inspektorat Ikut Usut Penggelapan di PDPS
“Hari ini saya sudah minta inspektorat untuk mulai masuk dalam penyelidikan kasus itu. Jadi tidak hanya dari pihak kepolisian saja,” tegasnya kepada S
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni
SURYA.co.id | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menginstruksikan Inspektorat untuk ikut dalam penyelidikan dugaan kasus penggelapan uang perusahaan Rp 368 miliar di Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya.
Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Kota Surabaya, Selasa (13/9/2016).
“Hari ini saya sudah minta inspektorat untuk mulai masuk dalam penyelidikan kasus itu. Jadi tidak hanya dari pihak kepolisian saja,” tegasnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Risma, sapaan akrab Wali Kota Surabaya mengatakan, fungsi inpsektorat ini nantinya untuk ikut memeriksa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam dugaan kasus ini.
“Inspektorat ini kan punya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Saya yakin, PPNS ini akan memudahkan penyelidikan kasus ini,” terangnya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Selain itu, kata Risma, PPNS ini kan memilih kewenangan untuk bebas memeriksa semua yang ada di dalam PDPS.
Kedua, PPNS setidaknya mengerti terkait seluk beluk yang ada di dalam PDPS, karena sebelum dinyatakan sebagai PPNS sudah menjalani pelatihan.
“Saya berharap penyelidikannya lebih optimal, kalau perlu inspektorat ini menemukan fakta-fakta anyar yang semakin membuka jelas kasus ini,” tandasnya.
Terpisah, Anggota Komisi B bidang perekonomian, Achmad Zakaria mengaku sangat setuju dengan sikap Wali Kota yang langsung memerintahkan Inspektorat turun langsung menangani kasus ini.
Umumnya, pihak kepolisian yang meminta bantuan inspektorat.
“Saya sangat setuju, jadi Risma juga menginginkan kejelasan kasus ini seperti apa,” ujarnya saat ditemui Surya.
Ia berharap nantinya inspektorat juga bisa memeriksa semua yang ada di dalam PDPS.
Tidak hanya di level pimpinan, namun hingga dibawah level pimpinan pun harus diperiksa.
Apalagi, jika mereka juga bisa menemukan fakta anyar, ternyata masih banyak yang terlibat dalam kasus dugaan penggelapan uang ini.
“Kalau bisa sampai ke akarnya, jadi tidak hanya atasannya yang diperiksa. Saya yakin, kasus ini melibatkan banyak pihak,” imbuhnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-tri-rismaharini-kepala-sekolah-guru_20160913_130227.jpg)