Hukum Kriminal Surabaya

Supardjo, Penipu Penjual Tanah Abal abal Masuk Kejari

sampai sekarang tidak ada upaya damai yang dilakukan terdakwa maupun keluarganya," ujar Rahadi kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Supardjo, Penipu Penjual Tanah Abal abal Masuk Kejari
net
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penipuan penjualan tanah 'abal-abal' yang dilakukan Supardjo asal Dusun Banjar Dowo, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk mulai bergulir je Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Perkara ini mencuat setelah tersangka dilaporkan Taufiq Hanafi Wijaya, asal Jalan Bakung Buntu, Kalirungkut Surabaya ke Polsek Rungkut.

Penyidik Polsek Rungkut pun sudah mengirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

"SPDP atas nama Supardjo sudah kami terima dari penyidik Polsek Rungkut," ujar Kasi Pidum Kejari Surabaya, Joko Budi Darmawan SH saat dikonfirmasi, Sabtu (3/9/2016).

Dalam penanganan perkara ini, Kejari Surabaya menunjuk dua orang jaksa hingga ke tingkat persidangan.

"Sesuai dengan P-16, jaksa yang menangani adalah Dedi Arisandi SH dan Fathol Rasyid SH," terang Joko kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rungkut, AKP Muhammad Akhiyar, menjelaskan persoalan itu berawal saat korban Taufik dikenalkan Supardjo oleh seseorang bernama Purwanto.

Perkenalan itu terjadi lantaran Purwanto memberi informasi pada Taufik bahwa Supardjo akan menjual tanahnya.

Taufik pun tertarik dan menemui Supardjo hingga terjadi kesepakatan pembelian tanah di Jalan Banjardowo, Kelurahan Lengkong, Kabupaten Nganjuk senilai Rp 67 juta.

"Korban memberi uang muka Rp 2 juta untuk pembelian tanah itu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved