Reportase dari Mesir

Serunya Sua Firaun di Giza

Piramida Giza dengan jasad Firaun di dalamnya menjadi satu dari tujuh keajaiban dunia.. berkunjung ke sana, sungguh WOW rasanya..

Editor: Tri Hatma Ningsih
nanang syaiful rohman/citizen
Penulis dengan latar Piramida Giza 

Reportase : Nanang Syaiful Rohman
Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Universitas Negeri Malang/sedang bertugas di Pusat Kebudayaan Informasi Indonesia di Kairo, Mesir

JIKA berkunjung ke Mesir, maka tempat yang wajib dikunjungi adalah piramida Giza yang menjadi ikon Mesir. Pun saya, memiliki kesempatan mengunjungi tempat ini di sela-sela tugas mengajar di Mesir.

Piramida Giza terkenal sebagai The Great Pyramid ini menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia. Piramida ini berada di kawasan Giza, dekat dengan Kairo.

Masuk ke tempat wisata ini, pengunjung dikutip 80 EGP atau setara Rp 100.000. Harga yang sepadan dengan apa yang bisa dinikmati di dalam kompleks piramida. Sayang saat saya ke sana tengah musim panas dan suhu di piramida Giza mencapai 37-40 derajat Celcius. Suhu yang kurang bersahabat.

Piramida Giza ini dibangun sekitar tahun 2560 SM. Di dalam kompleks piramida Giza ini terdapat tiga piramida besar yaitu Piramida Khufu, Piramida Khafre (anak Khufu), dan Piramida Menkaura (anak Khafre) dan piramida-piramida kecil di sekitarnya.

Selain tiga piramida besar ini, di dalam kompleks Piramida Giza ini, juga terdapat patung Sphinx Agung, patung manusia berkepala singa. Konon, patung ini dipercayai sebagai penjaga dari piramida-piramida yang ada di belakangnya.

Di kompleks ini juga terdapat panggung terbuka yang berlatar belakang ketiga piramida dan patung Sphinx. Dilengkapi deretan tempat duduk dari batu yang berfungsi sebagai tempat menyaksikan pertunjukan bagi pengunjung. Seperti di Candi Prambanan, Indonesia, yang dilengkapi teater alam tempat pengunjung menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana.

Pada setiap piramida, terdapat ruang tempat menyimpan mumi raja dan juga berbagai kekayaan yang disimpan bersama. Pengunjung bisa masuk ke dalamnya dengan membayar 100 EGP atau sekira Rp 125.000.

Namun, semua isi dari ruangan ini sudah dipindahkan ke museum nasional, sebagai bentuk perawatan dan penjagaan dari tindak illegal terhadap peninggalan-peninggalan bersejarah.

Selain itu, di kompleks piramida ada sudut di tengah padang pasir yang menjadi tempat favorit bagi penyuka foto panorama. Dari tempat ini pengunjung bisa mendapatkan view yang sangat bagus dari hamparan gurun pasir dan kokohnya ketiga piramida.

Di kompleks piramida inilah pengunjung juga bisa naik unta atau hantour (semacam delman) dengan ongkos sekitar 20-30 EGP atau sekitar Rp 40.000 - Rp 50.000. Menarik bukan?

 


Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved