Kamis, 16 April 2026

Berita Bangkalan

Polres Bangkalan Latih 100 Relawan Urai Kemacetan Lalu Lintas

Para pengendara dan warga sekitar pasar hewan Kecamatan Tanah Merah sedikit bernafas lega.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Musahadah
surya/ahmad faisol
Seorang sukarelawan pengatur lalu-lintas (supeltas) berdiri di atas tong memantau titik-titik kemacetan di sepanjang area Pasar Tanah Merah, Sabtu (13/8/2016) 

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Ady Nugroho mengungkapkan, aktivitas Pasar Tanah Merah memang sangat tinggi ketika momen pasaran.

Di mana, sedikitnya 700 ekor sapi dari berbagai kecamatan di Bangkalan diperdagangkan.

"Pasar ini menjadi pasar hewan paling besar kedua di Jatim setelah Pasar Hewan Pakong (Kabupaten Pamekasan). Sehingga, aktivitas bongkar muat menjadi pemicu kemacetan lalu-lintas," ungkap Ady.

Selain di Pasar Tanah Merah, satlantas menetapkan enam titik kemacetan di Bangkalan akibat aktivitas pasar di momen pasaran; Pasar Patemon, Pasar Galis, Pasar Blega, Pasar Klampis, Pasar Sepulu, dan Pasar Tanjung Bumi.

"Untuk mengatasi itu, kami melatih 100 orang supeltas selama dua hari. Mereka berasal dari dinas pasar dan kelompok usaha restoran. Untuk saat ini (Pasar Tanah Merah), kami turunkan 10 orang supeltas," tandasnya.

Seorang warga sekita Pasar Tanah Merah, Musyawir mengaku puas atas sinergitas aparat dan para supeltas. Menurutnya, bongkar muat kendaraan pengangkut sapi di badan jalan sudah tidak terlihat.

"Sebelumnya, kendaraan pengangkut sapi tiba-tiba berhenti menurunkan sapi-sapi. Itu yang memicu kemacetan. Tadi saya melihat dua pikap pengangkut sapi ditilang karena menyerobot. Baguslah," tuturnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved