Tata Kota Surabaya
Parkir Semrawut Picu Kemacetan di Jalan Wijaya Kusuma Surabaya
Tidak hanya lyn, beberapa taksi juga tampak ngetem menunggu penumpang. Sama, sopir taksi itu juga memarkir mobilnya sembarangan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA - Jalan Wijaya Kusuma tidak pernah luput dari kemacetan setiap harinya apalagi saat jam masuk atau pulang sekolah.
Maklum, jalan ini memang merupakan akses jalan ke SMA Kompleks atau SMA 1 dan 2 Kota Surabaya.
Di sekitarnya ada beberapa perkantoran, tempat kursus belajar dan lainnya yang otomatis membuat arus lalu lintas semakin padat.
Kondisi ini diperparah dengan parkiran mobil di sepanjang jalan ini. Beberapa kali kesempatan, parkiran mobil di jalan ini terlihat semrawut dan tidak teratur meski ada tukang parkirnya.
Semrawut ini terlihat dari beberapa mobil yang parkir lebih dari satu baris. Padahal sudah jelas ada rambu larangan parkir lebih dari satu baris.
Rambu itu dipasang di sisi kanan dan kiri jalan Wijaya Kusuma. Namun, masih banyak yang melanggar padahal sudah jelas rambu itu bertuliskan parkir satu baris tidak boleh melebihi.
Sebab, kalau lebih dari satu baris, bisa menjadi pemicu kemacetan parah mengingat volume kendaraan di jalan ini sudah tinggi. Bahkan, beberapa kali kesempatan kemacetan berimbas ke jalan jalan di sekitar jalan Wijaya Kusuma.
Seperti Jalan Jimerto dan sebagainya yang juga terdampak macet.
Pantauan di lapangan, tidak hanya mobil pribadi yang parkir ngawur di jalan ini. Beberapa angkutan umum juga terlihat sembarangan memarkir kendaraanya.
Seperti yang dilakukan lyn V warna coklat. Lyn jurusan Joyoboyo - Pasar Kapas Krampung - Tambak Rejo ini sering ngetem menunggu penumpang.
Mobil mereka diparkir di tengah jalan, karena diparkir di trotoar sudah penuh untuk parkiran mobil satu baris. Tidak hanya lyn, beberapa taksi juga tampak ngetem menunggu penumpang. Sama, sopir taksi itu juga memarkir mobilnya sembarangan.
Hal tersebut juga terlihat dilakukan sopir mobil pribadi. Mereka memilih parkir di baris kedua semisal di baris pertama sudah penuh.
Dita Amelia (23) mahasiswi salah satu mahasiswa universitas negeri di Surabaya ini mengaku sering terganggu dengan kemacetan di sepanjang jalan ini, apalagi saat pagi hari.
"Duh, rasanya gregetan gitu. Sudah tahu pagi itu jam sibuk, justru banyak sopir angkot yang parkir sembarangan. Tidak hanya itu, mereka juga terkadang ngawur saat menurunkan penumpang," katanya kepada Surya.
Dia mengaku pernah mengalami kemacetan panjang di jalan tersebut. Saat itu, ia melintas pada siang hari sekitar pukul 14.00 atau saat jam pulang sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/jalan-wijaya-kusuma-surabaya_20160809_210213.jpg)