Berita Surabaya
Komunitas Mahasiswa dan SSC Surabaya Latih Kreativitas Anak Marjinal Lewat Seni
#SURABAYA - “Kami fokus anak SD, kalau ada yang umurnya lebih kecil kami ajarkan seni, ini bekal mereka untuk terus berkarya di luar akademik.”
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Yuli
“Dua semester sebelumnya kami mengajar di Ambengan. Kemudian kami menyasar anak-anak binaan SSC yang lain yang biasanya hanya mendapat program bagi susu dari SSC,” tuturnya.
Sekali mengajar, setidaknya ada 10 anggota PDC yang turun ke lapangan. Bukan sebuah ruangan berAC atau tempat teduh yang nyaman yang mereka tempati.
Melainkan berbekal alas banner bekas dan kertas, merekamembuka kelas di dekat tempat pembuangan sampah sementara di jalan genteng kali. “Tempat itu biasanya untuk mereka berkumpul, jadi agar mudah kami dekati juga,” terangnya.
Untuk merayakan 6 bulan kebersamaan mereka ini, mereka mengumpulakn dana dari melipatgandakan dana yang ada dengan berjualan di setiap kesempatan untuk membuat lomba.
Lomba ini berkisar kemampuan keterampilan yang selama ni dipelajari anak-anak.
“Yang penting kami bisa bergembira berama dengan mengasah kreativitas mereka. Ada juga yang tampil degan membawa tarian,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-taman-prestasi-save-street-children_20160327_164604.jpg)