Berita Blitar
Polisi Blitar Temukan Lembaran Al Quran Buat Kertas Pembungkus Bumbu
"Dia (Suyoto), sedang kami mintai keterangan terkait kepemilikan barang bukti itu," kata AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar kepada Surya (TRIBUNnews.
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Yoni
SURYA.co.id | BLITAR - Setelah digegerkan dengan beredarnya terompet tahun baru, menggunakan kertas sampul Al Quran.
Kini di Kabupaten Blitar, Jawa Timur kembali digemparkan kasus serupa.
Kali ini, ditemukan lembaran Al Quran yang dijadikan kertas pembungkus, seperti koran bekas.
Itu diungkap Polres Blitar, Kamis (18/2) siang, setelah mengamankan sebanyak 8 kg kertas bertuliskan Arab, yang diduga lembaran Al Quran.
Barang bukti (BB) itu disita dari toko klontong milik Suyoto (45), di Desa/Kecamatan Selopuro. Saat ini, BB beserta Suyoto, sudah dibawa ke Polres Blitar.
"Dia (Suyoto), sedang kami mintai keterangan terkait kepemilikan barang bukti itu," kata AKBP Slamet Waluya, Kapolres Blitar kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Kamis (18/2/2016).
Menurutnya, pengungkapan itu berawal dari petugas mendapatkan pengaduhan dari warga Desa/Kecamatan Selopuro, bahwa saat dirinya membelanja kebutuhan dapur, seperti bawang, tomat, cabe ke toko Suyoto, ternyata barang-barang belanjaan itu dibungkus dengan kertas yang bertuliskan Arab. Itu mirip tulisan Al Quran.
"Kami mendapat pengaduhan itu beberapa hari lalu, dari warga Selopura. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan ke toko tersebut. Sebab, katanya warga, tulisan Arab itu sudah cocokkan dengan Al Quran, sesuai halamannya. Ternyata, isinya sama persis," paparnya.
Karena hasil penyelidikan petugas itu tak jauh beda dengan pengaduhan masyarakat, menurut Slamet, petugas langsung bertindak.
Kamis pagi, petugas langsung mendatangi toko milik Suyoto, yang menjual kebutuhan rumah tangga tersebut.
Hasilnya, petugas menemukan 8 kg kertas Al Quran, yang bercampur dengan tumpukan koran bekas.
Bahkan, lembaran Al Quran itu masih utuh, meski ada yang sebagian sudah robek. Mungkin, itu sudah terpakai atau buat pembungkus.
"Saat ini, barang bukti itu masih kami teliti," paparnya.
Hasil penyidikannya, menurut Slamet, Suyoto mengaku tak tahu kalau kertas bekas, yang dibeli buat pembungkus dagangannya itu berisi lembaran kitab suci.
Sebab, ia sudah biasa membeli koran bekas pada langganannya, di toko yang berada di Pasar Wlingi.
Itu dibeli sebulan lalu, dengan jumlah 20 kg. Sebab, itu tak dipakai sendiri, melainkan kadang dijual lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-blitar-polisi-temukan-kertas-al-quran-untuk-pembungkus_20160218_142033.jpg)