Jumat, 8 Mei 2026

Berita Surabaya

Tandai Hari Pahlawan, Para Siswa Sebarkan Bunga ke Pengguna Jalan

Siswa-siswa ini memakai beragam jenis baju, mulai dari baju bercorak tentara, dokter, hingga pakaian penjajah zaman dahulu.

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya/habibur rohman
Pasa siswa SD dan SMP LabSchool Unesa menampilkan teatrikal, Selasa (10/11/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengguna jalan di area masjid Al Falah Surabaya, Selasa (10/11/2015) pagi dikejutkan puluhan siswa SD dan SMP LabSchool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ketintang yang berlarian memberikan bunga saat lampu merah menghentikan pengguna kendaraan.

Siswa-siswa ini memakai beragam jenis baju, mulai dari baju bercorak tentara, dokter, hingga pakaian penjajah zaman dahulu. Selain membagikan bunga dari kertas yang mereka buat, siswa-siswa ini juga membentangkan berbagai spanduk kata-kata yang sering diucapkan pejuang.

Saat lampu merah menyala, sebagian siswa ini juga menampilkan teater yang menggambarkan rakyat indonesia saat terjajah. Dilengkapi juga dengan aksi pejuang yang mengusir penjajah dengan bambu runcing yang dibalut bendera merah putih.

"Yang kami lakukan saat ini untuk mengingatkan orang-orang yang sibuk dijalan dan mungkin lupa kalau hari ini hari pahlawan," ujar pemain teater sekaligus siswa kelas VII SMP Labschool Unesa, Muhammad Syamal Baqi.

Memperingati hari Pahlawan dengan aksi bagi bunga dan teater, kata Baqi, merupakan wujud penghormatan kepada pahlawan.

"Karena tidak bisa menunjukkannya secara langsung pada pahlawan, ini wujud penghormatan kami. Kami juga akan mengunjungi taman makam pahlawan," ujar siswa degan kaos berlumuran warna merah sebagai wujud rakyat yang menderita saat dijajah.

Pengguna jalan yang menuju ke Wonokromo, Maliana menjelaskan, tindakan siswa patut diapresiasi terlebih saat ini banyak juga yang tidak tahu akan hari Pahlawan.

"Banyak yang sibuk juga saat ini, jadi kadang sudah mulai hilang rasa penghargaannya pada pahlawan. Bagus kalau siswa diajak begini," ungkap warga Keputran ini.

Seorang Veteran, Karnadi dengan memakai baju veterannya melewati siswa-siswa ini usai mengikuti upacara hari pahlawan sempat bingung melihat siswa berlarian membagikan bunga dijalan.

Tetapi ketika ia sudah melihat spanduk dan mendengar seruan drama, ia merasa bangga generasi muda masih mau melakukan peringatan hari pahlawan dengan panas-panasan.

"Sudah jarang ada yang peduli dengan sejarah, jadi kalau siswa mau menyiapkan hal-hal sepeti ini. Sangat membanggakan," ungkap veteran Wonokromo ini.

Kepala sekolah SMP Labschool Unesa, Muhammad Tamrin Hidayat menjelaskan, peringatan hari Pahlawan tahun ini bertema 'On the road pahlawanku'.

Sehingga siswa diajak turun ke jalan menjelaskan adanya hari pahlawan dengan memakai baju pahlawan.

"Membagikan bunga, mengingatkan kata- bijak pahlawan agar mereka tahu perjuangan pahlawan harus dicontoh. Kalau harus panas-panasan gak usah ngeluh, pahlawan dulu sapai mengorbankan nyawanya," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved