Kamis, 9 April 2026

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Turun 1,20 Persen

Untuk jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Agustus 2015 mencapai 27,8 juta orang atau naik 0,67 persen dibanding Juli 2015

Penulis: Wahjoe Harjanto | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | JAKARTA - Badan Pusat Statistik melansir bahwa jumlah pengguna angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 1,20 persen dari sebelumnya, pada Juli 2015 tercatat sebanyak 6,4 juta orang menjadi 6,3 juta orang.

"Jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Agustus 2015 sebanyak 6,3 juta orang atau turun 1,20 persen dibanding Juli 2015, namun jumlah tersebut merupakan tertinggi kedua selama 2015," kata Kepala BPS, Suryamin dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/9/2015).

Suryamin menjelaskan, penurunan jumlah penumpang tersebut terjadi di Bandara Kualanamu, Medan sebesar 2,59 persen dan Soekarno-Hatta, Jakarta sebesar 2,14 persen. Sementara kenaikan terjadi di Bandara Juanda Surabaya mencapai 14,92 persen, diikuti Ngurah Rai, Denpasar sebesar 6,44 persen.

"Jumlah penumpang udara domestik terbesar melalui Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai 1,8 juta orang atau mengalami kenaikan sebesar 27,74 persen," ucap Suryamin.

Sementara untuk jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 9,09 persen menjadi 1,3 juta orang, dari sebelumnya pada Juli 2015 sebesar 1,1 juta orang. Peningkatan terjadi pada Bandara Juanda Surabaya sebesar 32,60 persen, diikuti Soekarno-Hatta sebesar 14,41 persen.

Selama Januari Agustus 2015 jumlah penumpang domestik mencapai 45,1 juta orang atau naik 17,00 persen dan jumlah penumpang internasional mencapai 9,2 juta orang atau naik 2,12 persen dibanding periode yang sama tahun 2014.

Sementara untuk jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Agustus 2015 tercatat 1,3 juta orang atau mengalami penurunan sebesar 18,77 persen dibanding Juli 2015 yang tercatat sebesar 1,6 juta orang. Sebaliknya jumlah barang yang diangkut naik 11,80 persen menjadi 20,1 juta ton.

Selama Januari hingga Agustus 2015 jumlah penumpang mencapai 9,7 juta orang atau naik 12,58 persen dibanding dengan periode yang sama tahun 2014, namun jumlah barang yang diangkut turun 0,65 persen atau mencapai 150,5 juta ton.

Untuk jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Agustus 2015 mencapai 27,8 juta orang atau naik 0,67 persen dibanding Juli 2015 yang tercatat sebanyak 27,6 juta orang. Demikian pula jumlah barang yang diangkut kereta api naik 7,58 persen menjadi 2,9 juta ton.

"Tahun lalu peningkatan angkutan barang dipergunakan untuk pembangunan 'double track' (jalur ganda), namun sekarang menunjukkan barang komersial yang diangkut. Dengan adanya double track mempercepat dan lebih mudah untuk pengangkutan barang," ujar Suryamin.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved