Pemberantasan Korupsi

Senin, 4 dari 10 Tersangka Korupsi Bawaslu Jatim Diserahkan ke Kejati

#SURABAYA - Dua orang dari Bawaslu yang akan diserahkan adalah Sekretaris Bawaslu, Amru, dan Bendahara Bawaslu, Gatot Sugeng Widodo.

Senin, 4 dari 10 Tersangka Korupsi Bawaslu Jatim Diserahkan ke Kejati
m taufik
Komisioner Bawaslu Jatim Andreas Pardede (baju biru) dan Sri Sugeng Pudjiatmiko (baju putih) usai menjalani pemeriksaan di Polda Jatim, Selasa (26/5/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Penyidik Polda Jatim tidak mau terlalu lama menangani kasus korupsi dana hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim.

Setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menyatakan berkas kasus ini telah sempurna alias P21, penyidik akan segera melimpahkan tahap kedua kasus ini.

Kasubdit Tipikor Polda Jatim, AKBP Sudamiran menyatakan pihaknya telah siap melimpahkan tahap kedua ke Kejati. Rencananya penyerahan tersangka dan barang bukti (BB) akan dilakukan pada Senin (14/9/2015) nanti.

“Semoga tidak halangan. Kalau tidak ada halangan, Senin sudah kami limpahkan,” kata Sudamiran, Sabtu (12/9/2015).

Ada empat tersangka yang akan diserahkan pada Senin nanti, yaitu dua orang dari Bawaslu, dan dua orang lain dari rekanan.

Dua orang dari Bawaslu yang akan diserahkan adalah Sekretaris Bawaslu, Amru, dan Bendahara Bawaslu, Gatot Sugeng Widodo.

Sedangkan dua tersangka lain dari rekanan penyedia barang dan jasa, yaitu A Khusaini dan Indriyono.

Sebenarnya tersangka dalam dugaan korupsi ini sebanyak 10 orang. Setelah pelimpahan tahap dua ini, penyidik Polda masih harus menyelesaikan penyidikan terhadap enam tersangka lain.

Sudamiran menambahkan saat ini pihaknya sedang pemberkasan untuk enam tersangka itu. Dia tidak dapat memastikan kapan pemberkasan enam tersangka itu rampung.

“Kalau sudah selesai, pasti akan kami limpahkan ke Kejati,” tambahnya.

Kejati telah menyatakan berkas itu P21 pada Selasa (8/9/2015) lalu. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasie Penkum) Kejati Jatim, Romy Arizyanto menyatakan pihaknya menunggu penyidik Polda Jatim melimpahkan tahap kedua kasus ini.

Menurutnya, pelimpahan tahap kedua kasus ini rencananya memang dilakukan pada Senin nanti.
“Ada empat tersangka dan sejumlah BB yang akan diserahkan Senin nanti,” kata Romy.

Dugaan korupsi ini terjadi pada 2013 lalu. Sebagai lembaga pengawas Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2015, Bawaslu mendapat dana sebesar Rp 142 miliar. Dana ini digunakan untuk operasional Bawaslu.

Dalam pelaksanaannya, para tersangka diduga melakukan sejumlah proyek atau kegiatan fiktif. Diantara kegiatan fiktif adalah akomodasi di hotel selama sepekan. Padahal kegiatan ini hanya berlangsung sekitar tiga hari. Selain itu, pengadaan spanduk sebanyak 2.000 buah, tapi hanya terealisasi sekitar 800 buah.

Setelah memeriksa sekitar puluhan saksi, penyidik menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Penyidik menyita sejumlah BB, seperti dokumen kontrak fiktif, dokumen mark-up, kuitansi fiktif, dan uang pengembalian THR sebesar Rp 7,5 juta, dan sebagainya.

Penulis: Zainuddin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved