Kereta Api

Tiga Skenario Rel KA untuk Hidupkan Jalur Babat - Jombang

Rencana menghidupkan kembali jalur Kereta Api antara Babat di Kabupaten Lamongan dengan stasiun di Kabupaten Jombang.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli
surya/didik mashudi
ILUSTRASI KERETA API 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Pemerintah memiliki beberapa alternatif untuk menghidupkan kembali jalur Kereta Api antara Babat di Kabupaten Lamongan dengan stasiun di Kabupaten Jombang

"Ada tiga trace yang sudah masuk dalam konsep saat rapat," kata Muhammad Hilmi, Kepala Bidang Fisik dan Prasana (Sipras) Bappeda Pemkab Lamongan, kepada SURYA.co.id, Kamis (10/9/2015) petang.

Menurtu dia, trace pertama memanfaatkan jalur atau rel lama, trace kedua mencari jalur baru karena rel lama sudah banyak berdiri bangunan, baik permanen maupun semi permanen.

"Trace ketiga adalah gabungan lama dan baru (trace 1 dan trace 2, red)," ungkap Hilmi.

Secara teknik memang belum ada kepastian, karena itu baru sekadar wacana yang muncul saat ada rapat bersama.

Nah, mau makai trace yang mana, tentu belum ada. Kalau rel lama posisinya memang berada di kiri jalan raya jurusan Babat - Jombang.

Sejauh mana pembangunan rel dan memakai trace yang mana sampai sekarang belum ada.

Sedangkan untuk rel di wilayah Lamongan akan melintas di empat Kecamatan, yakni Babat, Modo, Kedungpring dan Ngimbang.

Sementara di dua wilayah Kecamatan Modo dan Kedungpring dimana rel KA melintas ada di kawasan hutan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved