Senin, 27 April 2026

Pelecehan Seksual

Misteri Dua OB, Ubah TKP dan Mundurnya Guru di Anugerah School

Saat melamar pekerjaan di sekolah lain, dia tidak diterima karena dianggap masih menyangkut masalah sekolah sebelumnya.

Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
surya/miftah faridl
Wison Jogiantoro saat berdialog dengan Arist Merdeka Sirait, Senin (3/8/2015). 

Tembok yang dulunya tertutup, dilubangi di bagian tengah hingga orang di luar mudah melihat hilir mudik murid yang buang air.

Sekolah juga menambah CCTV yang semula 8 menjadi 24 unit. Penambahan ini juga setelah kasus ini mencuat di media massa.

"Tidak masalah (TKP diubah). Kan kita sudah olah TKP, sudah pasang police line. Pihak sekolah sudah mengajukan izin untuk menggunakan toilet. Saya lihat itu bentuk antisipasi sekolah agar kejadian tidak terulang lagi," kata Kasatreskrim AKP Ayup Diponegoro beberapa waktu lalu.

Yang menguatkan dugaan pencabulan juga adanya perintah dari guru kelas kepada para murid agar tidak sendirian saat ke kamar mandi.

Guru kelas ini meminta minimal dua murid yang ke kamar mandi agar bisa menolong temannya bila dijahili M.

Seorang wali murid mengatakan, guru kelas ini telah mengundurkan diri dari Anugerah School tak lama setelah kasus ini mencuat.

Guru kelas ini kebetulan guru kelas Abt. Sumber Surya tidak tahu pasti alasan guru kelas tersebut mundur.

Sebenarnya, guru kelas ini tahu apa yang terjadi di sekolah tersebut. Itulah yang menjadi dasar guru kelas ini memberikan perintah agar anak-anak tidak sendiri saat ke kamar mandi.

Saat melamar pekerjaan di sekolah lain, dia tidak diterima karena dianggap masih menyangkut masalah sekolah sebelumnya.

"Kasihan dia. Dia pernah bilang kalau mereka akan mendapatkan apa gang sudah dilakukannya. Tapi saya tidak mengerti maksudnya mereka ini siapa dan apa yang sudah dilakukan. Tapi saya yakin ini berkaitan dengan kasus pencabulan," ujarnya.

Seperti diketahui, dua orang wali murid di sekolah itu melaporkan kekerasan seksual yang dialani anak mereka ke Polres Sidoarjo.

Korban diperkirakan lebih dari dua orang. Kasus ini masuk ke tahap penyidikan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved