Berita Madiun
Dinkes Madiun Kirim Usapan Tenggorokan dan Hidung Pasien Suspect Difteri
Sampel usapan hidung dan tenggorokan tersebut dikirim untuk memastikan kondisi pasien
Penulis: Sudarmawan | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MADIUN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Madiun mengirim sampel usapan tenggorokan dan hidung pasien suspect difteri ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labesda) Jawa Timur.
Pasien suspect difteri itu diketahui bernama HA (11), seorang siswa kelas IV SD asal Dusun Kenep, Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
Kendati demikian, Dinkes Pemkab Madiun, belum meyakini pasien suspect difteri itu, tergolong terserang penyakit yang memicu penyempitan pada tenggorokan atas itu.
"Kami belum yakin pasien itu suspect difteri. Karena belum ada tanda pseudo membran (kulit kalau digarok mengelupas), bull neck yang memicu penyempitan tergorokan pasien," terang Kepala Dinkes Pemkab Madiun, dr Soelistyo Widiantono kepada SURYA.co.id, Selasa (4/8/2015).
Sampel usapan hidung dan tenggorokan tersebut dikirim untuk memastikan kondisi pasien yang ditangani di ruang Unit Perawatan Intensif (UPI) RSUD Caruban, Kabupaten Madiun.
Ditanya kapan sampel usapan hidung dan tenggorokan itu selesai dan ditemukan hasilnya, Soelis mengaku masih membutuhkan proses lama.
"Paling cepat 4 hari sampai seminggu hasil dari laboratorium itu bisa diketahui. Tunggu saja," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA