Lebaran 2015
Wuih, Ada Ratusan Balon Raksasa Terbang di Langit Jombang
Setelah sekitar 5 hingga 10 menit, upaya akhirnya berhasil. Satu demi satu balon raksasa diterbangkan.
Penulis: Sutono | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | JOMBANG - Menyambut lebaran ketupat atau H+7 Idul Fitri, ratusan warga Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang menerbangkan ratusan balon gas raksasa, Jumat (24/7/2015).
Tradisi unik yang diakhiri pesta petasan ini sebagai tanda dimulainya lebaran ketupat.
Yakni tradisi kenduri ketupat sebagai simbol permohonan maaf antarwarga masyarakat sekaligus sebagai rasa syukur.
Aneka balon yang terbuat dari bahan kertas dan plastik tersebut diterbangkan di masjid, musala dan jalan desa setempat.
Mereka berharap dengan tradisi yang rutin digelar setiap tahun tersebut bisa terus merekatkan tali silaturahim antar warga dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.
Sejak pagi ratusan warga Desa Bandung berkumpul di sejumlah masjid dan musala desa setempat, sembari membawa aneka makanan, terutama ketupat, sayur dan lauk-pauknya.
Usai dibacakan doa oleh masing-masing takmir masjid atau musala, seluruh makanan yang tersedia langsung disantap beramai-ramai.
Berikutnya para warga dan remaja masjid mempersiapkan penerbangan balon raksasa.
Mulai dari orang dewasa hingga anak-anak ikut ambil bagian dalam upaya menerbangkan ratusan balon karya warga ini.
Balon hasil karya warga sendiri ini dibuat dari bahan kertas dan plastik dengan berbagai ukuran. Balon-balon raksasa ini juga mempunyai corak dan warna yang beragam.
Cara menerbangkan balon ini juga unik, yakni menggunakan asap sebagai tenaga atau energi balon. Asapnya berasal dari daun kelapa kering yang dibakar.
Jika kedapatan ada lubang pada balon yang hendak diterbangkan, mereka pun segera menambalnya, berusaha menerbangkan balon yang rata-rata memiliki diameter sepuluh meter tersebut.
Setelah sekitar 5 hingga 10 menit, upaya akhirnya berhasil. Satu demi satu balon raksasa diterbangkan.