Barita Madiun
Ribuan PNS di Madiun Rebutan Jatah Sembako di Pasar Murah
"Ya tetap kecewa, tetapi kalau mau protes kemana. Ini kupon masih saya bawa. Tapi semua stand habis," imbuhnya.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id|MADIUN - Ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Madiun berebut mendapatkan sembako dan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah yang dibuka di puluhan stand Pasar Murah di halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, Jumat (10/07/2015).
Saking antusiasnya, membeli barang di Pasar Murah yang khusus diperuntukkan kalangan PNS golongan I dan II itu, hingga akhirnya masih banyak kupon yang belum bisa ditukar akan tetapi semua stand kehabisan barang dagangannya.
Kendati nyaris terjadi aksi saling dorong di pasar murah untuk PNS itu lantaran banyak PNS yang tak sabar antre menunggu giliran membeli sembako menggunakan kupon itu, juga disebabkan lantaran stok yang disediakan di berbagai stand tak sebanding dengan jumlah kupon yang dibagikan.
Akibatnya, banyak PNS yang masih membawa kupon belum terlayani hingga masa akhir Pasar Murah dengan potongan harga hingga 30 persen itu.
Kondisi ini, makin terlihat saat sejumlah PNS merangsek masuk ke belakang meja panitia penjaga stand.
Kondisi itu makin membuat para penjata stand kewalahan memberikan pelayanan. Oleh karena penjaga standa meminta PNS yang berjubel di belakang itu pinda ke depan meja stand pelayanan.
"Lah mana beras, gula maupun mie instannya. Kami terlanjur mau beli, barang sudah habis kupon masih setumpuk kami pegang," ucap salah seorang anggota Satpol PP Pemkab Madiun kecewa karena tak kebagian komoditas yang dibutuhkannya.
Selain itu, honorer ini merasa kecewa karena tak kebagian sembako murah yang dibutuhkan untuk di rumahnya itu.
"Ya tetap kecewa, tetapi kalau mau protes kemana. Ini kupon masih saya bawa. Tapi semua stand habis," imbuhnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA