Lebaran, 400 Pegawai RSUD Caruban Siap Beri Pelayanan 24 Jam

"Semua lini, bagian dan unit harus siap siaga dalam melayani seluruh pasien yang masuk ke RSUD."

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
surya/sudarmawan
Sejumlah petugas medis bersiaga di depan IGD RSUD Caruban, Jumat (10/7/2015). 

SURYA.co.id | MADIUN - Sebanyak 400 pegawai dan tim medis RSUD Caruban, Kabupaten Madiun tetap disiagakan 24 jam melayani pasien rumah sakit milik Pemkab Madiun selama liburan Hari Raya Idul Fitri.

Siaga 24 jam itu, guna memberikan pelayanan kesehatan maksimal dan optimal kepada masyakat yang membutuhkan pelayanan medis. Selain itu, untuk mengantisipasi adanya lonjakan pasien saat lebaran.

"Instruksinya jelas, semua pegawai RSUD Caruban dilarang cuti saat lebaran, kecuali yang sakit, hamil dan melahirkan," terang Direktur RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Djoko Santoso.

Mantan Kepala Puskesmas Gemarang ini menjelaskan para pegawai dan tim medis RSUD Caruban tidak hanya dilarang cuti, akan tetapi juga diminta agar seluruh petugas medis dan non medis di semua unit bersiaga sesuai jadwal yang ditentukan di posnya masing-masing selama 24 jam.
Sedangkan yang tidak kalah pentingnya, pesan Djoko adalah semua tim tetap menjaga kekompakan.

"Semua lini, bagian dan unit harus siap siaga dalam melayani seluruh pasien yang masuk ke RSUD. Baik terjadi lonjakan atau tidak selama lebaran itu harus tetap dilayanan maksimal dan optimal," imbuhnya.

Bahkan jika dimungkinkan terjadi kecelakaan lalu lintas, musibah massal atau bencana saat lebaran itu, RSUD Caruban sudah menyiapkan aturan sebagai pegangan seluruh karyawan dan tim medis.

"Kami pun juga sudah menyiapkan stok obat tercukupi selama pelayanan liburan Hari Raya Idul Fitri. Semua dicukupi sejumlah farmasi. Kami pun juga mensiagakan enam unit ambulance yang ada di RSUD untuk tetap memberikan pelayanan," tegasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved