Gempa Klangon adalah Gempa Tektonik Tahunan
Salah satu cara menghindari dampak pergerakan lempengan itu adalah tidak mendirikan bangunan di sekitarnya.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | MADIUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun memastikan gempa berkekuatan 4,2 SR yang terjadi di Dusun Pohulung, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menjelang akhir Juni 2015 adalah gempa tektonik.
"Itu gempa tektonik. Sewaktu-waktu bisa terjadi lagi karena sudah bertahun-tahun kerap terjadi gempa karena adanya lempengan gempa di bawah itu. Jadi lempengan sepanjang 20 kilometer itu awal titik koordinatnya berada di sekitar Gunung Pandan," terang Kepala BPBD Pemkab Madiun, Edi Hariyanto kepada Surya, Senin (6/7/2015).
Pusat gempa ada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan mengarah ke pemukiman penduduk di bawahnya dan bisa terjadi setiap tahun.
Salah satu cara menghindari dampak pergerakan lempengan itu adalah tidak mendirikan bangunan di sekitarnya. "Bagi yang sudah terlanjur membangun rumah di sekitar lempengan harus lebih hati-hati dan tidak menempatkan ruang vital rumahnya persis di atas garis lempengan itu," imbunya.
"Di sekitar lereng Gunung Pandan, BMKG memasang alat pendeteksi gempa yang sewaktu-waktu bisa menangkap gejala pergerakan tanah itu dipasang di dalam area Satuan Transmisi Gunung Pandan," pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA