Hercules Jatuh

Dani Berencana Pulang ke Madiun Oktober 2015

"Rencananya ya Oktober besok itu pulang, tapi kenyataan takdir berbicara lain. Kami mengikhlaskan semuanya," ujar Heri Setyanto, kakak korban.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin
surya/sudarmawan
Sejumlah kerabat Kopda Dani Setiyo Wahyudi di rumah duka Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Selasa (30/06/2015) malam. 

SURYA.co.id | MADIUN - Salah satu korban jatuhnya pesawat Hercules C-130, Kopda Dani Setiyo Wahyudi bakal pulang kampung ke Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun pada Oktober 2015.

Kabar rencana kepulangan korban itu disampaikannya saat berkomunikasi dengan keluarga terakhir sebelum pesawat naas itu jatuh.

"Rencananya ya Oktober besok itu pulang, tapi kenyataan takdir berbicara lain. Kami mengikhlaskan semuanya," ujar Heri Setyanto, kakak korban, Selasa (30/06/2015).

Rencananya korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kampung halamannya.

"Memang adik ingin dimakamkan di Madiun atau tanah kelahirannya," imbuhnya.

Komandan Bataliyon 463 Paskhas Lanud Iswahyudi, Letkol Pas Deni Ramdani memastikan dua anggotanya meninggal dalam tragedi kecelakaan jatuhnya pesawat Hercules.

Dia mendapat kepastian ketika berkomunikasi dengan Komandan Bataliyon 462 Pekanbaru.

"Anggota yang meninggal dari sini dua orang yakni dari Madiun dan Nagwi. Kami akan terus berusaha berkomunikasi dan berkoordinasi memastikannya," tegasnya.

Kopda Dani meninggalkan seorang istri dan seorang orang anak berumur 3 tahun. Dia selesai pendidikan tahun 2003 dan langsung ditugaskan di Pekanbaru Riau.

Semasa hidupnya, Kopda Dani pernah ditugaskan menjaga kemanan saat Tsunami Aceh tahun 2004.

Korban lainnya adalah Serda Samsir Wanto (35) warga RT 09, RW 02, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved