Gempa Madiun

Gempa Membuat 57 Rumah Rusak di Desa Klangon Madiun

"Ada suara letusan yang disertai getaran dahsyat hingga saya sekeluarga berhamburan keluar rumah sambil menggendong bayi saya untuk menyelamatkan diri

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
zoom-inlihat foto Gempa Membuat 57 Rumah Rusak di  Desa Klangon Madiun
GOTONG ROYONG - TNI-Polri bersama warga perbaiki masjid Baiturohman atapnya ambruk terkena guncangan gempa 5,9 pada skala richter di Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (9/8/2013).

SURYA.co.id| MADIUN - Kondisi kerusakan rumah terbanyak akibat gempa 4,2 Skala Ritcher (SR) bukan terjadi di Desa Klumutan, melainkan di Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Dari sekitar 57 rumah rusak, 7 rusak berat berada di Dusun Pohulung, Desa Klangon, Kecamatan Saradan.

Kerusakan terparah layaknya rumah Sumarsono (40) warga Dusun Pohulung, Desa Klangon, Kecamatan Saradan.

Rumah korban tampak rusak parah. Selain genting berterbangan, bangunan lantai juga retak-retak dan terbongkar. Disamping itu, temboknya juga retak-retak dan ambrol.

"Ada suara letusan yang disertai getaran dahsyat hingga saya sekeluarga berhamburan keluar rumah sambil menggendong bayi saya untuk menyelamatkan diri," terang Sumarsono kepada Surya, Jumat (26/06/2015).

Tidak hanya rumah Sumarsono, kerusakan parah lainnya menimpa rumah Sunarto (53).

Menurutnya, paska mendengar suara gemuruh, dirinya yang ada di dalam rumah merasa seperti diombang-ambing ombak di dalam kapal.

"Gempa itu memang diawali suara gemuruh. Karena goyangan gempa itu, saya berteriak mengajak istri dan anak untuk segera keluar rumah. Makanya, rumah saya tinggal," ungkap Sunarto.

Diberitakan sebelumnya, sekitar 57 rumah warga Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak, Kamis (25/06/2015). Tujuh diantaranya tergolong rusak berat.

Kerusakan itu, disebabkan gempa 4,2 Skala Ritcher (SR) yang berpusat di desa di tepian hutan itu.

Dalam gempa berskala II Modified Mercalli Intensity (MMI) itu, memicu kerusakan sejumlah rumah warga yang berpenduduk sekitar 8.000 jiwa.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam gempa yang diduga berpusat di daratan itu. Namun sempat membuat warga panik.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa juga dirasakan sebagian wilayah Kabupaten Nganjuk yang berbatasan dengan Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun itu.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved