Berita Madiun

Gempa 4,2 SR di Tepi Hutan Madiun Rusak 57 Rumah Warga

#MADIUN - Gempa berskala II Modified Mercalli Intensity (MMI) itu memicu kerusakan sejumlah rumah warga desa yang berpenduduk sekitar 8.000 jiwa itu.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
zoom-inlihat foto Gempa 4,2 SR di Tepi Hutan Madiun Rusak 57 Rumah Warga
antara
Ilustrasi seismograf, alat pencatat getaran gempa bumi.

SURYA.co.id | MADIUN - Sekitar 57 rumah warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun rusak, Kamis (25/06/2015). Tujuh di antaranya tergolong rusak berat.

Kerusakan itu disebabkan gempa 4,2 Skala Ritcher (SR) yang berpusat di desa di tepian hutan itu.

Gempa berskala II Modified Mercalli Intensity (MMI) itu memicu kerusakan sejumlah rumah warga desa yang berpenduduk sekitar 8.000 jiwa itu.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam gempa yang diduga berpusat di daratan itu. Namun sempat membuat warga panik.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa juga dirasakan sebagian wilayah Kabupaten Nganjuk yang berbatasan dengan Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun itu.

"Bukan hanya saya, warga lainnya juga bingung karena goyangan gempa itu. Kami sempat menyelamatkan diri sekeluarga," ucap Diro, warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan kepada Surya, Kamis (25/06/2015).

Berdasarkan laporan BMKG, gempa berkekuatan 4,2 SR itu berpusat di kedalaman 10 kilometer dengan pusat gempa berada di darat 12 kilometer tenggara Madiun.

Mulai sore hingga malam, sejumlah petugas dari Pemkab, Polres dan Kodim Madiun terus mendata dan mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.

"Kami masih mendata, mengevakuasi serta berusaha mendirikan posko untuk pengungsi. Karena rumah warga yang rusak terdata 57 unit dengan rusak parah 7 unit. Tapi tidak ada korban jiwa. Kami meminta warga rumahnya dalam kondisi bahaya, agar tidak dihuni dan dikosongkan," jelas Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Madiun, Edi Harianto.

Mantan Sekretaris Inspektorat Pemkab Madiun ini mengaku juga sudah mempersiapkan dapur umum untuk warga yang mengungsi.

Selain itu, menyiapkan bantuan tenaga dari Polres dan Kodim Madiun agar mengirim personil ke Desa Klumutan yang terletak di pinggiran hutan Saradan itu.

"Sampai sekarang kami terus memantau kondisi lokasi bersama seluruh jajaran petugas," tegasnya.

Sementara Kapolres Madiun, AKBP Yoyon Tony Surya Saputra menegaskan untuk membantu lokasi gempa mengirim personil Polsek Saradan dengan kekuatan 50 personil.

Selain itu juga menyiagakan sebanyak satu peleton petugas Sabhara di Polsek Saradan.

"Siaga itu, untuk mengantisipasi personil jika merasa kelelahan membantu warga di lapangan," pungkasnya. 

Tags
gempa
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved