Berita Madiun

Proyek Tahap 2 Alun-Alun Mejayan di Madiun Telan Dana Rp 6,13 Miliar

Jika 2014 lalu urukannya menelan Rp 1,5 miliar dan pembelian puluhan pohon palem hingga Rp 180 juta, kali ini proyek alun-alun menelan Rp 6,13 miliar.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
Sudarmawan
TALUD URUKAN - Sejumlah pekerja sibuk membuat talud (plengsengan) penahan urukan 1,5 meter Alun-Alun Mejayan, Sabtu (20/06/2015). 

SURYA.co.id | MADIUN - Proyek perbaikan alun-alun Mejayan di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun mulai dikerjakan lagi.

Jika 2014 lalu urukannya menelan anggaran Rp 1,5 miliar dan pembelian puluhan pohon palem hingga Rp 180 juta, kali ini proyek perbaikan alun-alun Mejayan tahap II menelan anggaran Rp 6,13 miliar.

Kendati demikian, anggaran sebesar itu masih akan menyisakan pekerjaan besar yakni pembangunan gazebo kembar besar yang biasa digunakan untuk pertemuan dan penyambutan para tamu dan undangan setiap upacara hari kebesaran.

"Memang dana sebesar itu baru untuk taman, rumput, pavingisasi, lampu penerangan, toilet dan kamar mandi umum. Untuk gazebonya akan dibangun tahun depan. Yang jelas itu nanti siap digunakan upacara 17 Agustus 2015," terang Kabid Tata Ruang dan Tata Kota, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pemkab Madiun, Gunawi kepada Surya, Sabtu (20/06/2015).

Anggaran perbaikan alun-alun itu cukup besar, lantaran masih melaksanakan pengurukan tambahan 30 centimeter lebih tinggi dibandingkan jalan menuju Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun dan berjarak sekitar 75 meter dari Jl Raya MT Haryono, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan

"Karena kalau alun-alun di bawah jalan maka akan menjadi genangan air saat hujan, taman mudah rusak dan tidak akan nyaman dijadikan warga bermain, berolahraga maupun bertemu keluarga sekedar melepas lelah. Alun-alun ini fungsinya bukan sekadar untuk upacara hari besar, akan dibangun lebih modern lagi tanpa meninggalkan ciri khas Mataraman," tegasnya.

Pengurukan saat ini mencapai 80 persen. Sedangkan pembangunan tanggul dan plengsengan urukan mencapai 35 persen.

Akan tetapi, perkembangan pekerjaan proyek Alun-Alun Mejayan itu baru mencapai sekitar 55 persen secara keseluruhan.

"Tapi, pelaksana juga sudah menyiapkan lampu penerangannya tinggal pemasangan dan kontraknya sampai September ditunggu saja, kami yakin pekerjaan akan selesai karena kami awasi langsung secara rutin agar sesuai kontrak pekerjaan tahapan penyelesaiannya," tegasnya.

Sedangkan Gunawi memastikan pada saat upacara 17 Agustus 2015 mendatang, sebagian besar pekerjaan akan selesai. Di antaranya, rumput, toilet dan kamar mandi umum, pavingisasi dan sebagian taman.

"Pokoknya dilihat saja, sesuai permintaan Bupati dan Wabup saat upacara 17 Agustus siap digunakan 100 persen," pungkasnya.

Tags
Mejayan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved