Video
VIDEO - Pengakuan Soal Tes Keperawanan Calon Anggota TNI
VIDEO HEBOH - "Suami saya perwira TNI ALA. Kami menikah 2008. Jelang menikah, saya ikut tes, termasuk tes keperawanan itu," kata istri perwira itu.
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Yuli
"Suami saya perwira angkatan laut. Kami menikah pada 2008. Jelang menikah, saya ikut tes, termasuk tes keperawanan itu," kata istri perwira AL itu.
Perempuan itu mengatakan, banyak calon istri perwira yang lolos dari pemeriksaan itu karena orang tua mereka perwira tinggi, minimal perwira menengah berpangkat kolonel.
"Sedangkan suami saya tidak berasal dari keluarga militer," keluhnya.
Pada November 2014, HRW juga menerbitkan laporan tentang tes keperawanan pada proses rekrutmen Polri. Lalu, laporan itu mendorong sejumlah perempuan di lingkungan militer angkat suara.
"Saya ikut tes itu. Sekarang saya kenal banyak istri perwira militer. Ketika cerita tentang polwan muncul, kami mulai bertukar cerita, termasuk soal suap rumah sakit agar lolos dari pemeriksaan itu," ungkapnya.
BACA JUGA: Heboh, Pengakuan Dokter Periksa Keperawanan Calon TNI
